HOTLINE : +62 341 7500888
   

Kedungkandang, Dari Pinggiran Berubah Jadi Kota Elite

Jalan Ki Ageng Gribig, Kedungkandang menjadi kawasan yang kurang diperhitungkan untuk investasi. Kawasan Timur Kota Malang ini bahkan terbilang jauh tertinggal dengan kawasan lainnya. Namun kini, kawasan Malang Timur bakal menjadi salah satu destinasi investasi utama seiring hadirnya berbagai fasilitas yang bakal dibangun oleh pemerintah dalam waktu dekat ini. Tengok saja Kedungkandang, dulu terkenal menjadi kawasan pinggiran, kehadiran Tol Pandaan Malang dan pelebaran jalan Ki Ageng Gribig bakalan menyulap menjadi kota elite di Kota Malang.

Seperti dilansir Radar Malang Edisi 15 Maret 2016, Pemerintah daerah dan Pusat kini telah meyepakati program besar di kawasan Kedungkandang sebagai bagian dari pembangunan prioritas. Hal ini sebagai bagian dari rencana induk pembangunan kota ini dengan membangun jalan tol Pandaan Malang sebagai prioritas pembangunan infrastruktur yang tengah dipersiapkan Pemerintah. Menurut catatannya, ada lima proyek jalan tol yang menjadi prioritas pemerintah pusat, diantaranya Manado-Bitung sepanjang 39 kilometer, tol Balikpapan-Samarinda (99 km), Serpong-Balaraja (30 km), Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (185 km) dan Pandaan-Malang (38 km). Total nilai investasi yang dikeluarkan sebesar Rp 48,8 triliun.

Dalam tahap pertama pembangunan jalan tol Pandaan malang, pemerintah setempat akan menyiapkan jalan Ki Ageng Gribig sepanjang 1,6 kilometer ini untuk dibangun jalan ganda. Pun demikian dengan status Jalan Ki Ageng Gribig yang nyambung hingga ke Jalan Mayjen Sungkono dan Bululawang Kabupaten Malang pun akan berubah menjadi jalan nasional. Nantinya Jalan Ki Ageng Gribig sepanjang 1,6 kilometer, dilebarkan 7 meter menjadi 22 meter dengan lebar median jalan 3 meter, sedangkan trotoar sisi kanan dan kiri 5 meter, total lebar Jalan menjadi 30 Meter. Di setiap persimpangan jalan besar akan dibangun sculpture 3D sebagai pembatas sirkulasi jalan.

Wali Kota Malang Moch. Anton menegaskan bahwa pelebaran jalan tersebut merupakan bentuk komitmen pemkot terhadap masyarakat. Yakni akan lebih fokus dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah pinggiran kota bagian timur. Selain untuk mengungkit pertumbuhan perekonomian dan mengurai kepadatan arus lalu lintas, pembangunan infrastruktur jalan itu juga sebagai antisipasi pengoperasian jalan Tol Pandaan Malang.

“Beberapa tahun terakhir ini memang banyak usulan dari masyarakat agar kawasan timur dan pinggiran Kota Malang juga menjadi perhatian pemkot. Sebab tanpa adanya infrastruktur yang memadai, wilayah itu akan sulit berkembang. Sektor perekonomian pun juga sulit terdongkrak. Semua masih terpusat di tengah kota,” kata Anton

Destinasi Investasi Baru

Citragarden City Malang, Proyek terbaru Ciputra Group ini menempati salah satu lokasi strategis di kawasan Kedungkandang. Kehadiran Ciputra Group di Kota Malang ini seolah menjadi penanda akan bertumbuhnya Kedung Kandang yang awalnya hanya pinggiran menjadi kawasan investasi yang patut diperhitungkan. Terlebih, Tol Pandaan Malang yang bakal rampung pada 2018 mendatang. Terlebih lagi, jalan Ki Ageng Grebeg yang menjadi gerbang tol ini akan di upgrade menjadi jalan nasionl dengan lajur berganda dengan lebar total 30 meter.