Jembatan Kedungkandang Kota Malang Akan Dibangun Pekan Depan, Disesuaikan Protokol Covid-19

Jembatan Kedungkandang Kota Malang yang menghubungkan daerah Buring dan Kedungkandang Kota Malang akan mulai dibangun pekan depan.

Kepastian pembangunan jembatan yang bentuknya akan seperti fly over tersebut didapat setelah memiliki pemenang tender.

Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto menyampaikan, bahwa jembatan Kedungkandang akan tetap dibangun di tengah pandemi Covid-19.

Dan pembangunan akan disesuaikan dengan SOP dan protap dalam Covid-19.

“Jembatan Kedungkandang tetap dibangun. Secara teknis di Dinas PUPRPKP yang paham. Sepanjang anggaran untuk Covid-19 terpenuhi, pengerjaan yang prinsip dan menopang kegiatan perekonomian harapan tetap digarap,” ucapnya Senin (4/5/2020).

Meski demikian, kata Wasto nantinya juga akan ada addendum waktu dan volume selama dalam masa pandemi Covid-19 ini.

Hal itu juga dilihat dari kondisi yang ada selama masa pembangunan berlangsung.

“Kalau volume dikurangi, jembatan itu sulit memang. Tapi bisa diaddendum untuk Covid-19, namun juga melihat sikon yang ada,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso menyampaikan, bahwa pelaksanaan pembangunan ini akan dikaksanakan mulai pekan depan.

Pembangunannya akan disesuaikan dengan protokol Covid-19.

“Pemenang tender sudah, tinggal pelaksanaannya pekan depan,” ucapnya.

Berdasarkan informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Malang, PT Wasis Karya Nugraha yang bermarkas di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta terpilih menjadi pemenang tender.

Dia memenangkan tender setelah bersaing dengan 89 peserta tender lain dalam proyek jembatan Kedungkandang.

Tercatat proses tender belanja jasa konstruksi rehabilitasi/pengembangan jembatan Kedungkandang telah usai dengan nilai pagu mencapai Rp 69.389.274.000.

Sebelumnya sempat dikabarkan proses pembangunan jembatan Kedungkandang ini masuk dalam daftar proyek pembangunan di kota Malang yang ditunda pembangunannya karena adanya wabah virus corona.

Pemerintah Kota Malang pernah menyampaikan menunda proses pembangunan empat mega proyek pada Minggu (12/4/2020).

Di mana empat proyek yang dimaksud tersebut ialah Malang Creative Center (MCC), Block Office Mini, Islamic Center dan Jembatan Kedungkandang.

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah

Editor: Dyan Rekohadi

Lawan Covid-19, Ciputra Group Tambah Fasilitas Isolasi Pasien

Pemerintah masih terus berjuang mencegah makin meluasnya wabah corona di Indonesia.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan total kasus Covid-19 di Indonesia per Kamis (30/4/2020) sore tercatat 10.118.

Dari jumlah itu, ada 1.522 orang yang dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19 dari total hasil pemeriksaan. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia mencapai 792 orang.

Mengantisipasi makin meningkatnya jumlah pasien corona, pemerintah, kata Achmad Yurianto juga menjalin kerja sama dengan pengelola rumah-rumah sakit swasta.

Dinas Kesehatan di Provinsi DKI Jakarta dan Banten berkolaborasi dengan dua rumah sakit kelolaan Ciputra Group.

“Kedua rumah sakit itu adalah Ciputra Hospital Citra Garden City Jakarta Barat dan Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang,” kata Managing Director Ciputra Group, Budiarsa Sastrawinata dalam pernyataan tertulis, Kamis (30/4/2020).

Budiarsa menambahkan, Ciputra Group menambah fasilitas ruang isolasi di kedua rumah sakit itu hingga 210 tempat tidur.

“Ruang-ruang isolasi di situ akan beroperasi penuh pada 1 Mei 2020,” ujar Budiarsa.

Ia memerinci, Ciputra Hospital Citra Garden City tersedia 123 tempat tidur, setelah ada penambahan 81 tempat tidur.

“Kami juga menyiapkan tenda besar darurat,” katanya.

Sementara itu, Ciputra Hospital Citra Raya menambah 72 tempat tidur.

“Jadi, totalnya ada 87 tempat tidur,” ucap Budiarsa sembari menyebut bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Biaya Perawatan
Biaya perawatan Sebelumnya, pasien membayar ke Ciputra Hospital dengan jaminan asuransi maupun pribadi.

Namun demikian, Budiarsa menjelaskan, Ciputra Group berpedoman pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/238/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Covid-19.

Berdasarkan peraturan itulah, Ciputra Hospital berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan pihak terkait, termasuk BPJS Kesehatan, agar pasien tidak perlu membayar sejak awal dirawat.

“Jadi pasien Covid-19 yang dirawat di Ciputra Hospital tidak dikenakan biaya dan langsung ditangani dahulu,” ujarnya.

Direktur Ciputra Hospital Citra Garden City, dr. Irwan S. Hermawan, menambahkan, Ciputra Hospital memiliki standar fasiltas sesuai dengan petunjuk teknis sarana, prasarana, dan bangunan untuk penanganan pasien Covid-19.

“Ruang isolasi ini bertekanan negatif, steril, dan aman,” katanya.

Dengan pemisahan gedung untuk merawat pasien berpenyakit lain dan gedung lain untuk pasien corona, kata Irwan, pihaknya menjamin tidak terjadi penularan.

Lantas, di ruang isolasi Ciputra Hospital bertugaslah para tenaga medis dengan alat pelindung diri (APD) berjumlah memadai menggunakan standar WHO dari level 1 hingga level 3.

Pihak rumah sakit pun tetap menjaga kewaspadaan berbasis transmisi seperti transmisi kontak (contact), percikan (droplet), dan udara (airbone).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Lawan Covid-19, Ciputra Group Tambah Fasilitas Isolasi Pasien”, https://money.kompas.com/read/2020/04/30/220503226/lawan-covid-19-ciputra-group-tambah-fasilitas-isolasi-pasien.
Editor : Kurniasih Budi

Tol Mapan Exit Madyopuro Kota Malang Segera Beroperasi, Tinggal Tunggu SK Kementerian PUPR

Gerbang Tol Malang yang terletak di Madyopuro Kota Malang dalam waktu dekat akan beroperasi.

Pengoperasian Tol Pandaan-Malang (Mapan) di Madyopuro itu kini tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) tarif dan SK Operasi dari Kementerian PUPR.

Hal ini setelah PT Jasa Marga Tol Mapan (JPM) telah mendapatkan sertifikat layak operasi dari Dirjen Bina Marga, Senin (23/3/2020).

“Kalau sertifikat layak operasi sudah turun jadi bisa beroperasi. Sekarang kita tinggal menunggu SK Tarif dan SK Operasi dari Kementerian PUPR,” ucap Direktur Teknik PT JPM Siswantono, Rabu (25/3/2020).

Sebelumnya, dia menyampaikan, sejak adanya kabar tentang virus corona atau Covid-19 pihaknya mengalami beberapa kendala.

Kendalanya ialah, banyak dari karyawan PT JPM yang bekerja dari rumah atau ‘Work From Home’ seperti imbauan dari pemerintah pusat.

Hal ini berdampak pada proses pengecekan Tol Mapan seksi V (Pakis – Madyopuro) yang dilakukan oleh Bina Marga dan Kementerian PUPR setelah proses uji laik.

Di mana setelah proses uji laik ini, akan ada pengecekan ulang, guna melihat kekurangan baik dari segi sarana dan pra sarana yang ada.

“Seharusnya dari bina marga mengecek terkait dengan perbaikan yang kurang sempurna di dalam tol. Karena mereka WFH, jadi kami juga bingung. Selain terjun ke lapangan biasanya juga melalui foto untuk melengkapi kekurangan yang ada,” ucapnya.

Dari hasil uji laik kemarin, ada beberapa perbaikan yang kurang sempurna baik di dalam maupun di luar area Tol Mapan seksi V.

Perbaikan tersebut lebih banyak mengarah kepada rambu-rambu jalan dan rambu lalu lintas.

Siswantono mencontohkan, dalam perbaikan itu, yang menjadi catatan ialah rambu jalan dan marka jalan.

Terutama yang berada di luar area gerbang Tol Malang di Madyopuro dan sebagian lagi dalam jalan Tol Mapan seksi V.

“Kekurangan uji laik itu, contohnya rambunya telalu banyak di Madyopuro dan minta dijarangkan. Kemudian rambu-rambu petunjuk yang kurang juga kami beri. Tapi semua itu sudah selesai semuanya,” ucapnya.

Dengan telah mendapatkan sertifikat layak operasi ini, Siswantono berharap, Tol Mapan seksi V yang memiliki panjang 3,11 Kilometer ini bisa segera berfungsi.

“Semoga April ini ya, tapi pastinya kami juga tidak tahu, karena kami juga masih menunggu SK dari Kementerian PUPR dan juga terkendala dengan Covid-19 ini,” tandasnya.

Setelah mendapatkan SK dari Kementerian PUPR, Tol Mapan seksi V akan diujicobakan gratis selama seminggu.

Rencananya, setelah masa uji coba ini selesai, tarif tol untuk seksi V Tol Mapan sebesar Rp 898 per Kilometer.

Dengan panjang sekitar 3,11 KM, seksi V Tol Mapan akan memiliki tarif kurang lebih sekitar Rp 3.000. (Rifky Edgar)

Sumber :

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Tol Mapan Exit Madyopuro Kota Malang Segera Beroperasi, Tinggal Tunggu SK Kementerian PUPR,
Editor: Titis Jati Permata

Uji Laik Fungsi Tuntas, Tol Malang Pandaan Seksi V Target Beroperasi Akhir Maret 2020, Tarif Gratis

Proses uji laik fungsi di seksi V Tol Pandaan Malang (Mapan) yang menghubungkan Pakis dan Madyopuro telah selesai.

Proses uji laik tersebut dilakukan selama dua hari mulai dari tanggal 2-3 Maret 2020 kemarin.

Dengan telah selesainya proses uji laik fungsi tersebut, PT Jasa Marga Tol Mapan (JPM) menargetkan di akhir Maret 2020 ini exit Tol Madyapuro bisa beroperasi.

“Uji laik fungsi sudah selesai. Kemungkinan di Minggu ketiga bulan ini (Maret) semoga bisa beroperasi,” ucap Direktur Teknik PT JPM, Siswantono saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Rabu (4/3/2020).

Dia menjelaskan, bahwa uji laik ini dilakukan untuk melihat kelayakan dan konstruksi yang ada di seksi V Tol Mapan.

Setelah itu, nantinya akan dibuatkan berita acara guna melihat kekurangan sebelum tol sepanjang 3,11 Kilometer ini beroperasi.

Langkah selanjutnya ialah melakukan proses penyempurnaan dari kekurangan tersebut selama dua minggu.

Baru setelah itu, dilakukan proses administrasi sembari menunggu sertifikat layak operasi dari Bina Marga Kementerian PUPR RI.

“Prosesnya biasanya seminggu selesai. Tapi itu tergantung kondisi,” ucapnya.

Dalam proses uji laik fungsi ini melibatkan Dirjen Bina Marga, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Korlantas dan Kementerian Perhubungan.

Setelah sertifikat layak operasi turun, PT JPM tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri yang baru sebelum mengoperasikan seksi V Tol Mapan.

Dikarenakan, SK Menteri yang lama Tol Mapan hanya seksi I Pandaan sampai seksi IV Pakis.

“SK-nya itu harus diubah sampai seksi V. Misalkan sudah turun, baru keesokan harinya kita ujicobakan selama seminggu,” ucapnya.

Uji coba seksi V Tol Mapan akan digratiskan selama seminggu.

Rencananya, setelah masa uji coba ini selesai, tarif tol untuk seksi V Tol Mapan sebesar Rp 898 per Kilometer.

Dengan panjang sekitar 3,11 KM, seksi V Tol Mapan akan memiliki tarif kurang lebih sekitar Rp 3.000.

“Tarifnya masih sama Rp 898. Harapan kami Maret ini sudah bisa beroperasi,” tandasnya.

Sumber : Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Uji Laik Fungsi Tuntas, Tol Malang Pandaan Seksi V Target Beroperasi Akhir Maret 2020, Tarif Gratis.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi

TUNGGU UJI LAIK DI EXIT TOL MADYAPURO, TOL MAPAN DITARGET BEROPERASI PADA AKHIR FEBRUARI INI

Tol Pandaan-Malang (Mapan) yang memiliki panjang 38,48 Kilometer ditargetkan bisa beroperasi seluruhnya pada akhir Febuari ini.

Kini, progres pembangunan Tol Mapan hanya menyisakan seksi V yang menyambungkan antara daerah Pakis – Madyapuro dengan panjang 3,11 KM.

Direktur Utama PT Jasa Marga Tol Mapan (JPM) Agus Purnomo menyebut bahwa nilai investasi pembangunan di Tol Mapan mencapai Rp 6,4 Triliun.

Jumlah tersebut di luar dari nilai pembebasan lahan warga untuk pembangunan Tol Mapan.

“Iya fokus kami kan hanya untuk membangun jalan tol. Jadi mulai sarana dan prasarana hingga insfratruktur yang ada,” ucap Agus saat dihubungi TribunJatim.com, Sabtu (15/2).

Dia menyampaikan, dalam minggu ini akan ada tim yang akan melakukan uji laik di exit Tol Madyapuro.

Uji laik akan dilakukan oleh Kementerian PUPR, BPJT, Dinas Perhubungan, Polisi dan pihak-pihak terkait lainnya.

Setelah proses uji laik itu selesai, pihaknya baru menunggu sertifikat layak operasi.

Sembari menunggu sertifikat turun, Jasa Marga akan mengoperasikan gratis exit tol Madyapuro selama tujuh hari.

Hal tersebut sama halnya dengan yang dilakukan baik di seksi I-III Pandaan-Singosari maupun seksi IV Pakis.

“Kami akan mengikuti prosesnya, termasuk proses evaluasi dalam uji laik nanti. Doakan saja semoga paling cepat bisa selesai akhir Febuari ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, Jasa Marga saat ini juga melakukan proses finishing di beberapa bagian di seksi V.

Salah satunya ialah penyempurnaan gate tol Madyapuro dan membenahi tapper jalan di luar exit Tol Madyapuro.

Hingga penyempurnaan rest area tol yang berada di Kilometer 84 dan Kilometer 66.

“Untuk jalan tolnya 100 persen sudah selesai semua. Tinggal tapper jalan saja agar nantinya kendaraan yang akan masuk dan keluar melalui exit Tol Madyapuro bisa lancar,” ucapnya.

Selain itu, rencana pembangunan jalan tol sampai ke Blitar juga dibenarkan oleh Jasa Marga.

Akan tetapi, terkait dengan konsep dan lain sebagainya menunggu arahan dari pusat.

“Untuk sampai ke Blitar nanti bukan wewenang kami. Karena kami hanya Pandaan Malang saja. Jadi itu nunggu dari pusat,” tandasnya

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Tunggu Uji Laik di Exit Tol Madyapuro, Tol Mapan Ditarget Beroperasi pada Akhir Februari Ini.

TOL MAPAN SEKSI V FEBRUARI OPRASIONAL, PEMKOT MALANG PASTIKAN UTILITAS PENUNJANG

Pengerjaan Tol Malang-Pandaan (MAPAN) sudah mendekati tahap finish. Rencananya, jalur Singosari – Kota Malang akan mulai dibuka pada Februari mendatang. Saat ini, pengerjaan exit tol di kawasan Madyopuro, Kota Malang pun sudah hampir rampung. Pekerja tampak melakukan pengaspalan di jalur tol dan melakukan pelebaran di sekitar area pintu keluar dan masuk seksi V Tol Mapan tersebut.

Pengerjaan sebelumnya memang ditargetkan rampung pada Januari 2020. Sehingga seksi V Tol Mapan dapat digunakan pada Februari mendatang. Menjelang akan dioperasikannya seksi V Tol Mapan, Wakil Wali Kota Malang Ir. Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan, utilitas atau sarana prasarana yang dibutuhkan di sekitar area tol akan terus dimaksimalkan. Di antaranya seperti aspek penerangan hingga upaya mengatasi kemacetan melalui rekayasa lalu lintas yang mungkin dilakukan.

“Karena akan segera rampung, maka akan kami pastikan juga ada pelebaran jalan di sekitar existing seksi V,” katanya yang belum lama ini juga meninjau langsung kesiapan di sekitar area pintu keluar seksi V Madyopuro.

Proses pengerjaan exit Tol MAPAN di Kelurahan Madyopuro tersebut memang sempat terhambat. Hal itu dikarenakan ada beberapa warga terdampak yang tidak setuju dengan besaran kompensasi yang diberikan. Namun saat ini warga terdampak telah menemui kata sepakat.

Sebelumnya, Direktur Teknik PT Jasa Marga Tol Pandaan-Malang, Siswantono menyampaikan, seksi V Tol Mapan di Madyopuro itu kemungkinan bisa dilewati di akhir Januari 2020. Karena harus ada beberapa tahapan yang mesti dilalui sebelum akhirnya jalan dioperasikan. Di antaranya adalah proses uji laik fungsi yang dilakukan tim dari Kementerian PUPR, Bina Marga, Balai 8, Kepolisian, hingga Dinas Perhubungan (Dishub).

Kemudian akan dilakukan penilaian untuk memenuhi setiap kekurangan yang menjadi catatan dengan masa perbaikan maksimal selama dua minggu. “Setelah itu baru keluar SK Laik Fungsi. Maksimal satu minggu setelah SK keluar, baru bisa dioperasikan. Tentunya nanti akan ada penggratisan seperti seksi lainnya,” tambah Siswantono.

Lebih jauh dia menyampaikan, saat ini proses penggarapan seksi V Tol MAPAN sudah melalui berbagai tahapan. Untuk jembatan sudah selesai dicor dan jalanan juga telah diaspal. Namun, masih membutuhkan penyempurnaan di berbagai sisi. Dia menjelaskan, kawasan yang menjadi tanggung jawab Jasa Marga untuk dikerjakan adalah hingga bangunan yang dibebaskan. Nantinya akan ada pelebaran jalan seluas sekitar 200 meter pada sisi pintu keluar dan masuknya kendaraan. “Jadi ada pelebaran, kami menyebutnya taper jalan, masing-masing 200 meter. Agar pas belokan mau keluar itu bisa smooth seperti di exit-exit tol lain,” terang dia.

Sumber : https://dpupr.malangkota.go.id/

Pasca Mangkrak Sejak 2012, Jembatan Kedungkandang Dibangun 2020 Ini, Panjang 320 Meter & Fly Over

Pembangunan Jembatan Kedungkandang Kota Malang akan dilaksanakan pada tahun 2020 ini.

Jembatan yang akan menghubungkan wilayah Buring dengan Kedungkandang tersebut memiliki panjang 320 meter dan lebar 14 meter.

Jembatan Kedungkandang akan di desain seperti fly over dan mampu menahan beban hingga 50 ton.

Hal tersebut diucapkan oleh Kepala Dinas PUPR Perkim Kota Malang Hadi Santoso saat ditemui TribunJatim.com, di kantornya pada Kamis (9/1).

“Jadi jembatan dan jalan di bawahnya tetap. Yang dibangun itu jembatan baru yang melayang seperti fly over. Status jalannya juga untuk jalan kelas I,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Soni tersebut menjelaskan, bahwa rencana pengadaan Jembatan Kedungkandang telah usai.

Rencananya, pada Jumat (10/1) besok, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan LKPP selaku pendamping dalam proses lelang.

Pertemuan tersebut akan membahas terkait dengan lelang yang akan dilakukan dalam memilih tender.

Untuk itu, pihaknya akan mengupload terlebih dahulu dokumen tender yang berhubungan dengan jasa konsultan.

Hal itu dilakukan terlebih dulu karena proses dalam mencari jasa konsultan ini membutuhkan proses pelelangan yang lama.

Setelah itu, baru pihaknya melakukan lelang terkait fisik bangunan yang akan dilangsungkan pada minggu depannya.

“Itu kami lakukan satu per satu agar surat peringah kerjanya bersamaan antara konsultan pengawas dengan fisikinya. Tetapi kami lihat dulu besok saran dari LKPP seperti apa,” ucapnya.

Tak hanya itu, mangkraknya proyek Jembatan Kedungkandang harus membuat Dinas PUPR melakukan review kembali detail engineering design (DED) dan review struktur tanah.

Hal itu dilakukan sebagai penyesuaian, karena proyek Jembatan Kedungkandang ini mangkrak sejak tahun 2012.

Soni menyampaikan, review tersebut dilakukan karena terkait dengan pengecekan struktur tanah dan pondasi.

Seperti melakukan perhitungan ulang, karena proyek tersebut sudah lama tidak dipakai, termasuk dengan review harga.

Dalam melakukan pengecekan tersebut Dinas PUPR Perkim mengajak konsultan dan tenaga ahli dari Universitas Brawijaya (UB).

“Hasil review sama, cuma kami harus mengecek tanah lagi dan perkuatan pondasi. Karena tanahnya di sana pernah digali. Jadi harus kami cek, karena struktur tanahnya pasti berubah,” terangnya.

Lebih lanjut lagi Soni menyampaikan, bahwa secara desain tidak banyak yang berubah.

Yang berubah hanyalah harga tanah, karena menurutnya dari tahun 2012-2020 harga tanah pastinya akan naik.

“Tentunya kami akan mencari yang efisien. Karena kami juga menyampaikan ke pak walikota kalau kami sudah RUP. Jadi schedule kami minggu ini kami sudah bisa proses tender,” tandasnya

(Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Pasca Mangkrak Sejak 2012, Jembatan Kedungkandang Dibangun 2020 Ini, Panjang 320 Meter & Fly Over. Penulis: Rifki Edgar, Editor: Sudarma Adi)

Founder dan Chairman Group Ciputra Meninggal Dunia

Keluarga besar Grup Ciputra menyampaikan berita duka cita telah meninggal dunia dengan tenang, Bapak Dr. (HC) Ir. Ciputra, Chairman dan Founder Grup Ciputra, di Singapura, pada Rabu, 27 November 2019 pukul 01.05 waktu Singapura.

“Kami sangat kehilangan sosok ayah, kakek, dan pimpinan yang menjadi suri teladan bagi keluarga dan keluarga besar dari Grup Ciputra,” kata Rina Ciputra Sastrawinata, putri pertama Alm. Bapak Ciputra, di Jakarta, Rabu (27/11).

Alm. Bapak Ciputra meninggal dunia setelah mendapat perawatan akibat sakit yang dideritanya di Singapura. Pihak keluarga saat ini sedang dalam proses untuk memulangkan jenazah almarhum dari Singapura.

Alm. Bapak Ciputra meninggal dalam usia 88 tahun. Almarhum merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara, lahir di Parigi, 24 Agustus 1931 dari keluarga sederhana. Dalam usia 12 tahun, Alm. Bapak Ciputra sudah harus mandiri, setelah ayahnya ditangkap oleh tentara penjajah. Alm. Bapak Ciputra meninggalkan istri, 4 anak, 4 menantu, 10 cucu, 4 cucu menantu, dan 7 cicit.

Semasa hidupnya, Almarhum dikenal sebagai sosok pekerja keras, sederhana, dan sangat entrepreneurial. Almarhum selalu menekankan kepada keluarganya untuk mengutamakan kejujuran dan integritas yang kemudian diterapkan dalam menjalankan bisnis Grup Ciputra, yakni berdasarkan tiga pilar filosofi yaitu Integritas, Profesionalisme dan Entrepreneurship. Almarhum juga bercita-cita untuk dapat menciptakan lebih banyak entrepreneur di Indonesia, yakni generasi muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dengan cara mengubah ‘sampah dan rongsokan menjadi emas’.

Alm. Bapak Ciputra telah mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia antara lain Tanda Kehormatan Satyalencana dalam bidang Pembangunan, Tanda Kehormatan Satyalencana Kebaktian Sosial, dan Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan dalam Pengembangan KUD & Pengusaha Kecil. Secara keseluruhan, Alm. Bapak Ciputra menerima lebih dari 80 penghargaan dari berbagai institusi nasional dan internasional lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sekaligus doa kepada beliau dan keluarga.” demikian pesan penutup dari CEO Grup Ciputra, Candra Ciputra.

5th HSE Awards 2019; Health, Safety & Environment Akar Budaya PT Ciputra Residence Ciptakan Zero Accident

Jakarta (13/11/2019) – Memasuki tahun kelima, PT Ciputra Residence telah menjadikan program Health, Safety & Environment  (HSE) sebagai akar budaya dalam setiap denyut pembangunannya. Selain mampu menciptakan kedisiplinan dalam mencapai target zero accident dan zero loss time injury, juga dijadikan sebagai portofolio oleh para kontraktor dan sub kontraktor dalam menghadapi persaingan global di masa depan.

Director PT Ciputra Residence, Lalitya Ciputra Sastrawinata mengatakan, program Health, Safety & Environment  (HSE) PT Ciputra Residence yang merupakan pilot project telah dijadikan acuan dalam setiap pengembangan proyek Ciputra Group di Indonesia maupun mancanegara.

“Penerapan HSE, memberikan perubahan dan juga manfaat yang sangat besar bagi kita semua. Untuk itu, HSE harus menjadi akar budaya dan menerapkannya baik dalam kehidupan pekerjaan maupun aktivitas lainnya. PT Ciputra Residence menganggap penting akan hal tersebut, salah satunya adalah dengan memberikan penghargaan kepada semua yang terlibat dalam pembangunan di seluruh proyek PT Ciputra Residence,” kata Lalitya dalam sambutan pembukaan acara “PT Ciputra Residence HSE Awards 2019” di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1, Jakarta, Rabu, 13 November 2019.

Menurut Lalitya, sejalan dengan tema PT Ciputra Residence HSE Awards  2019 Spirit of Continuous Health, Safety and Environment Improvement for Business Sustainability” gerak pembangunan di PT Ciputra Residence tidak hanya menitikberatkan kepada sustainability dengan berpedoman pada EcoCulture yang telah dibangun sejak 2011 lalu. Proses pembangunannya juga mengedepankan budaya Health, Safety and Environment (HSE), atau Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang terukur dalam menciptakan zero accident.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat, pada tahun 2017 angka kecelakaan kerja yang dilaporkan mencapai 123.041 kasus, sementara sepanjang 2018 mencapai 173.105 kasus dengan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 1,2 triliun. Menurut Lalitya, kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan pencemaran lingkungan. Namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Lebih jauh lagi, kecelakaan kerja juga mempengaruhi indeks pembangunan manusia dan daya saing nasional.

Tahun ini, lanjut Lalitya, PT Ciputra Residence melakukan Continuous Improvement dalam pekerjaan diketinggian sebagai bagian komitmen perusahaan dalam penerapan Health, Safety and Environment (HSE). Hal ini diwujudkan dalam peningkatan standar alat pengaman dan alat kerja dalam pekerjaan diketinggian, serta penambahan training external untuk menambah pengetahuan di pekerjaan diketinggian.

“Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menekan angka kecelakaan. Ciputra Residence sadar betul akan hal ini, utamanya HSE yang kita gaungkan ini untuk menumbuhkan dalam diri masing-masing mitra kontraktor kita untuk mengutamakan K3L (Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan). Ciputra Residence terus berupaya untuk mengingatkan sekaligus menumbuhkan budaya HSE ini lebih mengakar lagi dalam setiap gerak pembangunan yang dilaksanakan oleh para mitra kontraktor dan sub kontraktor,” jelas Lalitya.

Lalitya menambahkan, PT Ciputra Residence HSE Awards 2019 akan memberikan apresiasi kepada 42 kontraktor dan sub-kontraktor. Seluruhnya telah melewati tahap penilaian sepanjang 2018-2019 untuk menjadi yang terbaik. Dasar penilaian awarding tahun ini dibagi dalam 9 kategori pemenang dan satu kategori apresiasi.

Lalitya meyakini, keberhasilan PT Ciputra Residence dalam menjalankan program HSE ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dan berbagai pihak terkait, dalam hal ini para mitra kontraktor yang telah bersama-sama mengimplementasikan, serta membudayakan HSE dalam setiap pekerjaannya. Hasilnya, sepanjang 2018 dan 2019, PT. Ciputra Residence mampu menekan angka kecelakaan kerja secara maksimal menuju zero accident and zero loss time injury.

“Budaya HSE PT Ciputra Residence berbanding lurus dengan langkah pemerintah melalui kementerian ketenagakerjaan dalam mendorong berbagai pihak untuk semakin berperan aktif menurunkan tingkat kecelakaan kerja di Indonesia. Langkah PT Ciputra Residence menggelar Health, Safety & Environment Awards 2019 bertujuan untuk menyukseskan program Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya Kesehatan, Keselamatan Kerja (K3) Tahun 2020. Sekaligus merupakan salah satu kunci untuk mencapai 2030 Agenda for Sustainable Development Goals (SDG), terutama untuk pencapaian SDG 3 (Good Wealth and Well-Being) dan SDG8 (Decent Work and Economic Growth),” jelas Lalitya.

PT Ciputra Residence Terapkan HSE Ketat Bagi Para Kontraktornya

Hal senada juga disampaikan Associate Director PT Ciputra Residence, Merry Lantani. Menurutnya, perusahaan sangat mendukung berbagai langkah pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbudaya HSE. Untuk itu, dalam pelaksanaanya PT Ciputra Residence menekankan agar semua pihak harus turun tangan untuk bekerja sama serta mengimplementasikannya, agar budaya HSE di tempat kerja dan lingkungan masyarakat umum di seluruh proyek PT Ciputra Residence benar-benar terwujud.

“Kami telah mengokohkan diri sebagai satu-satunya perusahaan yang komit dan secara berkelanjutan sejak 2015 memberikan apresiasi kepada para mitra kontraktor yang telah melaksanakan budaya HSE secara konsisten. Kami juga meyakini, dengan adanya program HSE yang dijalankan dengan baik maka kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat ditekan dan biaya-biaya yang tidak perlu dapat dihindari sehingga dapat tercapai suasana kerja yang aman, nyaman, sehat, dan puncaknya tentu dapat meningkatnya produktivitas kerja,” kata Merry.

Menurut Merry, pihaknya merasa bangga menjadi pengembang pertama di Indonesia yang menyelenggarakan HSE Awards (sejak 2015). PT Ciputra Residence menerapkan Management HSE secara ketat bukan semata-mata untuk memenuhi persyaratan regulasi dan komitmen dengan pihak ketiga, namun lebih kepada kepedulian perusahaan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik.

Bagi PT Ciputra Residence, implementasi Heath, Safety & Environment Management merupakan instrumen investasi perusahaan dalam memperlancar proses produksi, bukan sebagai cost yang membebani anggaran proyek. Oleh karena itu, PT Ciputra Residence sejak 2015 setiap kontraktor yang akan menjadi mitra kerja diwajibkan memiliki komitmen yang sama dengan PT. Ciputra Residence untuk menjalankan HSE sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).

“Saat ini, semua kontraktor dan subkontraktor yang mengerjakan proyek-proyek Ciputra Residence kami wajibkan untuk memahami dan mengimplementasikan HSE dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, kita bersama-sama mampu melindungi pekerja kita yang merupakan aset perusahaan dari kecelakaan kerja,” kata Merry.

Penerapan manajemen HSE di lingkungan PT Ciputra Residence berdampak positif terhadap prosedur kerja perusahaan, sehingga terjamin kualitas hasil kerjanya. Tidak hanya itu, beberapa mitra kontraktor baru yang menjadi kandidat dalam proses penilaian semakin bertambah dan tidak sedikit pula yang berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang PT Ciputra Residence Health, Safety & Environment Awards tahun ini.

“HSE merupakan hal yang wajib diterapkan kepada para kontraktor kami. Ketegasan ini sebagai bentuk kesungguhan dan tanggung jawab kami untuk menciptakan lingkungan serta kualitas kerja yang baik,” pungkas Merry.

–oOo–

Tentang PT Ciputra Residence

PT Ciputra Residence adalah unit usaha dibawah Grup Ciputra, yang memfokuskan diri pada pengembangan hunian skala besar serta mixed-use development. CitraGarden City merupakan proyek pertama yang dikembangkan sejak tahun 1989 dengan keunggulan utamanya memiliki lokasi lebih dekat dengan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. PT Ciputra Residence terus menancapkan kakinya di ranah perumahan berskala kota dengan mengembangkan proyek skala kota terpadu, CitraRaya Tangerang. Proyek ini mulai dikembangkan sejak tahun 1994 dan digadangkan menjadi proyek terbesar di dalam Grup Ciputra dengan luas lahan mencapai 2.760 hektare (ha).

Atas dasar pengalaman dan keberhasilan itulah yang menjadikan PT Ciputra Residence makin melebarkan sayapnya dan terus mengembangkan proyek-proyek jangka panjang lainnya di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. PT Ciputra Residence juga menggarap proyek mixed-use dan high-rise, dengan proyek Apartemen CitraLake Suites di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat. Terbaru, PT Ciputra Residence telah melaunching proyek seluas 1.000 ha di Sentul, Bogor Jawa Barat, Citra Sentul Raya dan CitraGarden Puri, Jakarta Barat diatas lahan seluas 18 ha.

 

Tentang Ciputra Group

Grup Ciputra adalah Grup usaha yang telah berkiprah lebih dari 35 tahun yang didirikan oleh Dr. (HC) Ir. Ciputra beserta keluarga. Hingga saat ini Grup usaha ini memiliki lebih dari 13 sektor usaha yaitu Pengembang Perumahan, Gedung Perkantoran, Pusat Perbelanjaan, Hotel, Apartemen, Fasilitas Rekreasi, Pendidikan, Kesehatan, Agrikultur, Telekomunikasi, Pusat Kesenian, Media dan Digital dan Asuransi.

Usaha utama Grup adalah pengembang perumahan skala besar dengan prinsip membangun kota membangun kehidupan berdasarkan 3 nilai utama yaitu Integritas, Profesionalisme dan Entrepreneurship yang menjamin pembangunan berkelanjutan bagi warga, masyarakat sekitar dan bangsa. Grup Ciputra telah mengembangkan proyek-proyek di 38 kota di Indonesia dari Medan hingga Jayapura dan beberapa Negara di Asia, yaitu Shenyang-China, Hanoi-Vietnam, dan Phnom Penh-Kamboja.

Hal ini menjadikan Grup Ciputra sebagai salah satu Grup Usaha Indonesia terbesar dan paling terdiversifikasi dari segi product mix, lokasi geografis dan segmentasi pasar. Sebagai kepedulian Ciputra Group pada masyarakan dan bangsa, Grup usaha ini berkomitmen untuk fokus pada penyebaran semangat entrepreneurship di seluruh Indonesia sebagai CSR-nya, melalui pelatihan entrepreneurship ke pemerintahan, akademisi, kalangan bisnis, dan seluruh masyarakat, serta menyelenggarakan kuliah online masal secara gratis dengan nama UCEO (Universitas Ciputra Entrepreneurship Online Course).

INFORMASI LEBIH LANJUT:

Caca Casriwan, (Media Relation Ciputra Group)

caca.casriwan@ciputra.com

Hari Ini Tol Seksi 4 Singosari-Pakis Malang Digratiskan

PT Jasa Marga resmi mengoperasikan Tol Pandaan-Malang sampai seksi 4 (Pakis) mulai hari ini. Tarif tol digratiskan hingga enam hari ke depan.

Dirut PT Jasa Marga Pandaan-Malang Agus Utomo menyatakan, pengoperasIan ruas seksi 4 berdasarkan Keputusan Menteri PUPR No 1026/KPTS/M/2019, tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 4 (Singosari-Pakis).

Untuk sementara, ruas tol sepanjang 4,75 km tersebut dioperasikan tanpa tarif (Rp 0,-) dalam rangka memberikan sosialisasi yang lebih optimal kepada masyarakat.

“Tarif tol akan mulai diberlakukan pada Kamis, 7 November 2019 pukul 00.00 WIB dengan besaran tarif tol sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 1027/KPTS/M/2019 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Pandaan-Malang,” ungkap Agus dalam siara pers yang diterima detikcom, Jumat (1/11/2019).

Dia mengatakan, bagi pengguna jalan dari wilayah Pandaan yang keluar di gerbang tol (GT) Pakis, tetap membayar tarif tol asal gerbang hingga GT Singosari. Hal ini juga berlaku untuk arah sebaliknya, kendaraan yang masuk dari GT Pakis keluar di gerbang tol wilayah Pandaan hanya membayar tarif tol dari GT Singosari.

“Pengguna Jalan asal dan tujuan GT Pakis, saat ini dikenakan tarif sama dengan asal dan tujuan GT Singosari,” urainya.

Sosialisasi akan beroperasinya jalan Tol Pandaan-Malang seksi 4 (Singosari-Pakis), terus dilakukan oleh PT Jasa Marga dengan menyebarkan informasi melalui media sosial, spanduk, dan Variable Message Sign (VMS).

“Untuk menghindari saldo kurang yang berpotensi menimbulkan antrean panjang di gerbang tol, pengguna jalan diimbau untuk selalu memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan,” harap Agus.

Pembangunan jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 km ini telah selesai 16 Oktober 2019 ditandai dengan diterbitkannya Sertifikat Laik Operasi No PB 0201-Db/986 dari Direktorat Jenderal Bina Marga dan telah digunakan sebagai jalan fungsional untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik selama libur Lebaran tahun 2019.

Dengan beroperasinya seksi 4, Jalan Tol Pandaan-Malang telah mengoperasikan 35,375 km dari total 38,488 km panjang jalan tol. Sedangkan, untuk seksi 5 (Pakis-Malang) sepanjang 3,113 km masih dalam tahap konstruksi.

Saat ini, pengguna jalan dari Surabaya menuju Malang Kota dapat memilih keluar melalui gerbang Tol Pakis. Dengan demikian kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Karanglo dan Jalan Jenderal Achmad Yani, Kota Malang, akan menjadi berkurang.

Demikian pula untuk pengguna jalan yang tinggal di sekitar Singosari, Karang Ploso, bila menuju Malang Kota dan Bandara Abdul Rachman Saleh dapat melalui ruas Singosari-Pakis.

Tentunya ini menjadi kabar gembira buat calon pembeli di CitraGarden City Malang, dengan lokasi sangat Strategis tidak jauh dari exit Tol Malang-Surabaya (+ 4 km) dan berada di kawasan Malang Timur yg menjadi area pengembangan Infrastruktur oleh Pemerintah, serta berada di Salah satu Titik Tertinggi di Malang, sehingga memiliki Keunggulan View dan Kualitas Udara yang segar dan lebih baik.

KINI ANDA BISA memiliki investasi properti terbaik dan terlengkap di area pengembangan 100HA CitraGarden City Malang. AYO DAPATKAN SEKARANG!

_Kavling Siap Bangun di CitraGarden City Malang_
Jangan kehabisan! Portofolio investasi yang satu ini SANGAT TERBATAS dan setelah sekian lama akhirnya hadir juga.
🔥 _PROMO HARGA PERDANA BERLAKU SEMUA CARA BAYAR_
🔥 CICILAN sd 72x!!
🔥 LIMITED UNIT ONLY
🔥 HADIAH LANGSUNG EMAS LOGAM MULIA!
🔥 LOKASI TERBAIK DI DALAM PENGEMBANGAN PROYEK CIPUTRA DI KOTAMADYA MALANG

_Rumah Tapak Harga Mulai Rp 590jt_
🏘 THE PEAK
Premium Cluster dengan harga mulai Rp 1,5M
Best value & speck, dengan Solar Water Heater di setiap unit
View terbaik ke kota Malang, Gunung Kawi dan Panderman
FREE Emas Logam Mulia sd 35gr dan SMART Home System (Keylock, Camera, Lighting)
🏘 PARK HILL
Pilihan unit 2 lantai dg harga mulai Rp 1.2M
Lokasi tepat di depan EcoClub
FREE Emas Logam Mulia sd 20gr dan SMART Home System (Keylock, Camera, Lighting)
🏘 THE VALLEY
Harga mulai Rp 590jt saja!
Cluster terbaru, sudah 70% SOLD
Terletak tepat di tengah pengembangan 100HA
FREE Kitchen Set (atas bawah) dan 2 unit AC

Hanya CitraGarden City Malang yang BISA!

Segera hubungi Marketing Office CitraGarden City Malang
Phone : (0341) 7500888 atau Agent kepercayaan Anda SEKARANG JUGA.

Sumber : detikcom