Author: admin

Gaji Milenial Gak Seberapa? Ada KPR Khusus Milenial Nih!

Baru aja kerja, gaji belum seberapa, kamu tetap bisa beli rumah kok! Ga usah ragu dan galau bayar cicilannya karena Bank Mandiri sedang menyiapkan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang cocok buat kamu, para milenial. Tuh, segitunya lho dukungan buat kamu agar bisa punya hunian. Pihak bank pun mendukung!
Produk KPR dari PT Bank Mandiri Tbk bertujuan agar generasi milenial lebih aware tentang pentingnya KPR. “Saat ini kebanyakan generasi milenial tidak fokus untuk memiliki rumah. Mereka lebih mementingkan untuk traveling dan liburan,” kata SVP Kredit Konsumer Bank Mandiri, Harry Gale, seperti dikutip Kontan.co.id, Kamis (22/2/2018).
Produk KPR buat generasi milenial ini nantinya mempunyai cicilan Rp1,5 juta. Seiring dengan kian meningkatnya pendapatan milenial di dunia kerja, maka cicilannya akan dibuat semakin membesar ke depannya disesuaikan dengan besarnya pendapatan si milenial.
Sasaran utama produk KPR generasi milenial ini, yakni para first jobber atau orang yang baru pertama memasuki dunia kerja. Rencananya produk KPR milenial ini akan diluncurkan tahun ini. Jadi, siap-siap ya, impian kamu untuk beli rumah mungkin bisa terwujud tahun ini melalui dukungan KPR dari Bank Mandiri.

Nah pas banget sekarang ada peluang bagus nih buat kaum milenial untuk memiliki rumah idaman di Perumahahan Eksklusif Malang. CitraGarden City Malang merupakan Perumahahan Eksklusif di Malang dengan Lokasi terbaik dengan view Gunung Arjuno dan Gunung Kawi. Bulan Maret 2018 ini CitraGarden City Malang menawarkan program promo KPR dengan bunga mulai dari 4,55% saja!!! atau FREE Voucher Informa Senilai Rp. 20jt.
Mau tahu caranya? Segera kunjungi Marketing Point CitraGarden City Malang, Jln CitraGarden City Boulevard Malang. Ada Show Unit terbaru CitraGarden City Malang yaitu Tipe Paradiso dan Tipe Toscano juga yang wajib dikunjungi. Hubungi kami di 0341 7500 888 atau agent kepercayaan Anda sekarang juga!
(Sumber: rumah123.com)

MUDIK LEBARAN LEWAT TOL MAPAN

Komitmen Pemkot Malang dan PT Jasa Marga Pandaan Malang sebagai investor proyek tol Mapan (Malang–Pandaan) tengah diuji. Upaya mempercepat pembebasan lahan yang masih tersisa dan pengerjaan harus dilakukan beriringan. Berbagai langkah disiapkan agar jalan tol yang menjadi solusi utama mengatasi kemacetan di Kota Malang bisa segera beroperasi.

Komitmen tersebut dibahas khusus dalam rapat koordinasi antara Pemkot Malang dengan PT Jasa Marga Pandaan Malang di Balai Kota Malang kemarin (21/2). Hadir PJs (Pejabat Sementara) Wali Kota Malang Wahid Wahyudi bersama Sekkota Malang Wasto dan sejumlah kepala OPD (organisasi perangkat daerah) terkait. Sementara dari PT Jasa Marga Pandaan Malang dihadiri Direktur Utamanya, Agus Purnomo. Rapat yang digelar secara tertutup selama hampir tiga jam itu menghasilkan sejumlah poin penting untuk percepatan pengerjaan proyek tol.

Usai pertemuan, PJs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi menyatakan, pengerjaan tol Mapan oleh investor yang juga perusahaan BUMN (badan usaha milik negara) itu sudah menyatakan komitmennya mempercepat pengerjaan setelah lahan dibebaskan. Dari rencana semula bakal tuntas akhir 2018, PT Jasa Marga Pandaan Malang yakin September 2018 bakal selesai. ”Normalnya 5 bulan (setelah lahan bebas, Red) pengerjaan selesai, saya desak jasa marga untuk tidak normal (dipercepat, Red),” tegas Wahid.

Karena itu, pihaknya optimistis tahapan pengerjaan tol ke depan akan lancar. Tol dengan panjang 38,48 kilometer itu diakui masih memiliki sedikit masalah terkait lahan yang belum bebas. ”Khusus Kota Malang, tanah yang harus dibebaskan sekitar 15 hektare,” kata Kadishub dan LLAJ Provinsi Jawa Timur itu. Hingga saat ini, jumlah lahan yang telah bebas seluas 13,5 hektare lahan. Proses pembebasan lahan masih menyisakan 1,5 hektare saja. Apalagi dari sisa lahan tersebut masih termasuk lahan kosong milik Pemkot Malang yang asetnya dialihkan ke Kementerian PUPR. ”Hanya tinggal penyelesaian administrasi,” terangnya.

Untuk masalah pembebasan lahan milik warga, Wahid menegaskan, pihaknya akan lebih proaktif bekerja. ”Maret sudah harus dibebaskan,” tegasnya. Untuk itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri Malang untuk menerapkan penegakan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. ”Tentunya, kata Wahid, kepentingan pembangunan tol itu bukan kepentingan pemerintah semata,” terang doktor lulusan UB (Universitas Brawijaya) itu.

Jika seluruh lahan sudah bisa dibebaskan bulan depan, tahapan pengerjaan yang dilakukan investor sudah dapat dilangsungkan. Konstruksi untuk pembangunan tol tersebut, kata pria kelahiran Lamongan itu, hanya butuh waktu lima bulan. ”Jadi, Agustus seharusnya sudah selesai,” tegas Wahid.

Pemkot Malang dan PT Jasa Marga Pandaan Malang, dia menyatakan, sudah sepemikiran untuk membangun dari semua sektor lahan yang sudah dibebaskan saat ini. Artinya, pengerjaan sudah akan dilakukan di lahan yang sudah dibebaskan. Tidak melulu menunggu pembebasan lahan untuk dilakukan pembangunan.
Wahid membeberkan, dari 5 seksi tol Mapan, untuk Seksi 1 dan 3 yang dinilai sudah pada tahap finishing. Yaitu seksi Pandaan–Purwosari dan Lawang–Singosari. Sementara seksi 2 Purwosari–Lawang, seksi 4 Singosari–Pakis, dan seksi 5 Pakis–Malang masih belum kelar.

Namun, dengan langkah percepatan yang diupayakan saat ini, dimungkinkan nantinya seksi 1, 2, dan 3 sudah bisa dilewati kendaraan untuk mudik Lebaran. ”Untuk operasi fungsional Lebaran, seksi 1 dan 2 yang sudah kelar,” kata mantan staf Bappeda TK I Jatim itu.

Saat ditanya kapan target pemerintah pusat sebenarnya untuk pembangunan tol Mapan, Wahid menyatakan, jika rencana awal ditetapkan harus rampung akhir 2018. Namun, menurut dia, kebutuhan masyarakat akan jalur bebas hambatan itu sudah mendesak. ”Dan progres yang kami hitung, bisa selesai Agustus dan beroperasi September,” tegasnya.

Menanggapi desakan Pemkot Malang, Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan Malang Agus Purnomo menegaskan komitmennya jika masalah utamanya pembebasan lahan bisa segera dituntaskan. ”Sebagai investor, kami menunggu pemerintah membebaskan lahan, baru dibangun,” terangnya.

Menurut Agus, atensi Pemkot Malang terkait percepatan itu memang sudah seharusnya dilakukan. Dia juga mengamini jika ketentuan dalam UU 2/2012 dilaksanakan, di-deadline pembebasan lahan bisa dirampungkan Maret 2018. ”Kalau warga pemilik tanah tetap kukuh, ya bisa diterapkan UU itu,” tukasnya.

Sementara itu, untuk konstruksi tol Mapan terdapat lima pintu keluar dari Pandaan Malang. Agus memastikan, pintu keluar tersebut bukan jalan layang tapi jembatan layang. Hal itu penting ditegaskan untuk mengklarifikasi adanya ketentuan moratorium yang diumumkan Kementerian PUPR untuk pembangunan jalan layang dan kereta layang tidak memengaruhi pengerjaan tol Mapan. ”Tidak berpengaruh. Karena kelimanya itu jembatan layang, bukan jalan layang,” pungkas Agus.

Nah masih mau berpikir lagi untuk Investasi atau memiliki Rumah Di CitraGarden City Malang? Tentunya dengan adanya Tol Mapan ini dapat menjadikan CitraGarden City Malang sangat mudah dijangkau dengan cepat.

CitraGarden City Malang merupakan perumahan dengan konsep Rumah Urban Resort di Malang dengan view terbaik dengan latar belakang pegunungan yang telah menjadi trademark kota Malang dengan kesejukan alami serta keindahan panorama alam yang memukau, mampu memberikan rasa nyaman, aman dan privasi yang terjaga bagi para penghuninya. CitraGarden City Malang saat ini memberikan penawaran-penawaran menarik dengan berbagai macam kemudahan cara pembayaran.

Jadi untuk anda jangan tunggu lagi, segera Kunjungi kami di Marketing Point CitraGarden City Malang, Jln CitraGarden City Boulevard atau bisa di akses melalui nomor telepon Telp. 0341 7500 888.
(Sumber : JawaPos Radar Malang)

Generasi Milenial Dambakan Hunian

Memiliki rumah sendiri adalah salah satu prioritas penting bagi banyak orang, termasuk generasi milenial. Kaum muda berpandangan hal itu perlu disiapkan secara khusus karena harga rumah tidak murah.

Dalam dua tahun terakhir, harga properti meningkat kendati pertumbuhan ekonomi nasional melambat. Hasil survei Bank Indonesia menunjukkan, harga hunian untuk semua tipe rumah di wilayah Jakarta dan sekitarnya serta Banten pada triwulan IV-2017 naik 3,41 persen dalam setahun. Kenaikan harga rumah tipe kecil (36 meter persegi dan lebih kecil) hampir 6 persen, sedangkan tipe menengah (di atas 36 meter persegi hingga 70 meter persegi) naik hampir 3 persen.

Mengacu pada publikasi laman rumah123.com, seorang pekerja mampu membeli rumah seharga Rp 300 juta jika memiliki penghasilan minimal Rp 7,5 juta per bulan. Perhitungan itu didasarkan asumsi pembayaran secara kredit 15 tahun dengan bunga 10 persen. Setidaknya Rp 2 juta per bulan harus dikeluarkan untuk membayar cicilan hunian, yang terbilang tidak sedikit bagi kelompok yang baru memasuki dunia kerja.

Kenaikan harga properti secara nasional juga dipengaruhi penyediaan rumah yang terbatas. Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menunjukkan, kekurangan rumah mencapai 11,4 juta unit.

Kendala kalangan muda memiliki rumah kerap kali diidentikkan dengan kebiasaan mereka yang lekat dengan perilaku konsumtif yang bersifat jangka pendek. Ongkos gaya hidup generasi muda dinilai mahal. Tren berbelanja dan berlibur serta perilaku konsumtif lain diperkirakan menyulitkan generasi milenial untuk menumbuhkan kebiasaan menyimpan uang.

Sedikit banyak, gaya hidup generasi yang lahir pada 1980-1999 ini memengaruhi kemampuan finansial mereka untuk menjangkau harga rumah yang mahal. Sejumlah kalangan berpandangan generasi milenial seakan tak terlalu peduli pada persoalan yang memerlukan perencanaan jangka panjang, seperti memiliki rumah.

Namun, perspektif itu belum tentu benar. Hasil jajak pendapat Kompas terhadap generasi yang lahir pada 1980-1999 ini pada Desember 2017 memberikan gambaran lain tentang pandangan kaum muda dalam kepemilikan rumah. Sebagian besar responden kalangan muda (lebih dari 96 persen) menilai memiliki hunian sendiri adalah salah satu hal penting dalam kehidupan mereka.

Keseriusan kalangan muda terkait hunian tecermin dari pandangan terhadap cara memiliki rumah. Mereka memahami, memiliki rumah sendiri menuntut perencanaan jangka panjang. Sebanyak 97 persen responden muda sepakat persiapan memiliki rumah adalah hal yang penting dilakukan.

Persiapan secara khusus untuk memiliki hunian sendiri juga disadari sebagian besar responden muda sebagai tantangan yang menuntut kemandirian. Sebanyak 8 dari 10 responden muda berencana mengalokasikan uang secara khusus untuk memiliki rumah, baik dengan membeli secara tunai maupun mencicil.

Meski berat, dengan cara demikian, kaum milenial tetap optimistis akan memiliki hunian mereka sendiri pada suatu hari nanti. Harapan besar kaum muda tetap mungkin diwujudkan mengingat cara pandang mereka yang juga lebih fleksibel tentang kepemilikan rumah. Tidak sedikit kaum milenial yang menerima kepemilikan hunian vertikal karena pertimbangan fasilitas, lokasi yang strategis, dan kemudahan akses.

Nah pas banget sekarang ada peluang bagus nih buat kaum milenial untuk memiliki rumah idaman. CitraGarden City Malang menawarkan program promo KPR dengan bunga mulai dari 4,99% saja! Ada juga Free iPhone X atau iPhone 8. Mau tahu caranya?  Segera kunjungi Marketing Point CitraGarden City Malang, Jln CitraGarden City Boulevard Malang. Ada Show Unit terbaru CitraGarden City Malang yaitu Tipe Paradiso dan Tipe Toscano juga yang wajib dikunjungi. Hubungi kami di 0341 7500 888 atau agent kepercayaan Anda sekarang juga!

Sumber (Litbang Kompas)

Tahun Politik, Bisnis Properti Diyakini Tetap Tumbuh

Dinamika politik dalam negeri diyakini akan memberikan dampak terhadap sektor properti. Terlebih pada tahun 2018, pemilihan kepala daerah serentak kembali digelar di 171 wilayah.

Meski demikian, Direktur Neraca Pengeluaran Badan Pusat Statistik Puji Agus Kurniawan memperkirakan, masih ada sejumlah faktor yang membuat sektor properti punya harapan untuk tumbuh pada tahun ini.

“Kalau kita lihat secara keseluruhan indikator yang ada masih bisa menunjukkan perbaikan,” kata Puji saat diskusi Property Outlook 2018 di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Faktor itu seperti kebijakan pemerintah yang masih pro terhadap sektor infrastruktur. Termasuk sektor perumahan melalui Program Nasional Satu Juta Rumah.

“Kita bisa lihat, kebijakan pemerintah menjadikan pembangunan perumahan sebagai kebijakan prioritas. Dilihat dari pagu perumahan pun juga cukup besar,” tambah Puji.

Faktor lainnya yakni tingkat suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Indonesia yang masih berada di kisaran 4,25 persen.

Dengan acuan suku bunga yang relatif rendah, diharapkan kemampuan daya beli masyarakat dalam membeli rumah akan semakin meningkat.

Di samping itu, laju pertumbuhan inflasi pada tahun 2017, menurut Puji, juga relatif terjaga. Bahkan, bila dibandingka tahun 2015 justru terjadi penurunan.

“Jika dilihat trennya menurun. Tetapi untuk komoditas secara umum, itu terjadi inflasi pada November 2017,” tutur dia.

Faktor lain yang tak kalah penting yakni bonus demografi. Pada tahun ini, jumlah penduduk Indonesia sudah lebih dari 260 juta.

Dari jumlah tersebut 15,86 persen di antaranya merupakan penduduk dengan rentang usia 25-34 tahun.

“Jadi cukup besar. Kalau kita gabungkan dengan usia 20-39 tahun, kenapa saya men-split (memisahkan) ini, karena saya menduga di usia ini minat memiliki rumah cukup tinggi,” pungkas Puji.

Jadi mau tunggu apa lagi, CitraGarden City Malang The First 100HA Urban Resort Development in Malang, tidak terpengaruh dengan tahun Politik, buktinya kami menawarkan Bunga KPR mulai dari 4.99% (dengan bank yang telah bekerja sama dengan kami), Selain itu juga FREE iPhone X untuk pembelian unit The Peak dan iPhone 8 untuk Park Hill.

Segera Kunjungi kami di Marketing Point CitraGarden City Malang, Jln CitraGarden City Boulevard dan bisa di akses melalui nomor telepon Telp. 0341 7500 888 atau agent kepercayaan Anda sekarang juga!

(sumber : http://properti.kompas.com)

 

Hampir Rampung, Pembebasan Lahan Tol Pandaan-Malang 80,6 Persen

Hingga pertengahan Januari 2018, progres proyek pembangunan fisik Ruas Jalan Tol Pandaan-Malang untuk seluruh seksi gabungan sudah mencapai 42,104 persen.

Sedangkan dalam aspek pembebasan lahan, jalan tol sepanjang 38,488 kilometer ini realisasinya sebesar 80,6 persen.

“PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) selaku anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengejar penyelesaian lahan dan fisik dalam rangka memenuhi target pengoperasian jalan tol pada akhir tahun 2018,” tutur AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso, Minggu (14/1/2018).

Dia menjelaskan, Jalan Tol Pandaan-Malang dirancang memiliki lima seksi. Seksi I Pandaan – Purwodadi sepanjang 15, 475 kilometer, saat ini progres pembebasan lahannya telah mencapai 87,03 persen. Sedangkan untuk progres konstruksi sudah mencapai 25,153 persen.

Adapun untuk Seksi II Purwodadi-Lawang 8,05 kilometer, saat ini pembebasan lahan sudah mencapai 81,57 persen dan pekerjaan konstruksi sudah mencapai 9,37 persen.

“Untuk Seksi III Lawang – Singosari 7,1 kilometer saat ini progres pembebasan lahan sudah 95,85 persen persen dan progres konstruksi mencapai 6,803 persen,” kata Heru.

Sementara Seksi IV Singosari-Pakis sepanjang 4,75 kilometer progres pembebasan lahannya sudah mencapai angka 68,43 persen dan progres konstruksi yang baru mencapai 0,351 persen.

Sedangkan progres pembebasan lahan untuk Seksi V Pakis – Malang 3.113 kilometer mencatatkan angka 41,83 persen dan realisasi proyek yang baru mencapai 0,42 persen.

Jalan Tol Pandaan-Malang akan terhubung dengan Jalan Tol Gempol-Pandaan. Nantinya, dengan beroperasinya jalan tol ini akan mampu mengurai simpul kemacetan yang ada di jalan arteri, dan dapat memangkas waktu tempuh dari Malang menuju Pandaan atau sebaliknya.

Diharapkan dengan rampungnya Jalan Tol Pandaan-Malang, dapat mempercepat arus distribusi barang dan jasa serta meningkatkan perekonomian di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur.

Hal tersebut tentunya akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Anda yang ingin memiliki rumah idaman di CitraGarden City Malang. Dengan akses yang dekat dengan exit tol Pandaan-Malang, tentunya CitraGarden City Malang sangat mudah dijangkau dengan cepat.

CitraGarden City Malang merupakan perumahan dengan konsep Rumah Urban Resort di Malang dengan view terbaik dengan latar belakang pegunungan yang telah menjadi trademark kota Malang dengan kesejukan alami serta keindahan panorama alam yang memukau, mampu memberikan rasa nyaman, aman dan privasi yang terjaga bagi para penghuninya. CitraGarden City Malang saat ini memberikan penawaran-penawaran menarik dengan berbagai macam kemudahan cara pembayaran.

Jadi untuk anda jangan tunggu lagi, segera Kunjungi kami di Marketing Point CitraGarden City Malang, Jln CitraGarden City Boulevard atau bisa di akses melalui nomor telepon Telp. 0341 7500 888.

(sumber : http://properti.kompas.com)

Mau Beli Rumah? Kuncinya Nekat, Nekat, dan Nekat

Beli rumah? Wah, gaji masih kecil. Uang muka gede banget. Wah, cicilan per bulan berat nih. Nanti aja deh kalau gaji sudah naik. Sederetan alasan seperti ini kerap dilontarkan saat ada orang bertanya kepada kamu soal kapan membeli hunian. Hayo, ngaku aja! Padahal saat kamu memutuskan menunda membeli rumah, harga properti terus naik. Saat gaji kamu naik, hunian yang kamu incar sudah naik.

Bisa jadi kalau kamu mengalihkan bidikan pada hunian yang lebih murah, kamu sudah memiliki properti. Misalnya ketimbang kamu memaksa membeli rumah, kenapa tidak terpikir untuk memiliki apartemen terlebih dulu?

Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung memaparkan kalau ingin memiliki rumah, seseorang memang harus nekat. Dia mengisahkan pengalamannya ketika membeli rumah pertama. Dia bisa menghabiskan 70 persen penghasilannya untuk membeli rumah. Dia berani melakukan hal ini karena masih tinggal di rumah orang tua.

Menurut Untung, seseorang harus nekat membeli rumah karena harganya terus naik dari tahun ke tahun. Sementara kenaikan gaji tidak bisa mengejarnya. “Ya, opsi nekat. Ada orang-orang yang tidak membeli lewat KPR (kredit pemilikan rumah), tetapi lewat developer. Ada orang nekat yang membeli lewat KPR,” ujar Untung kepada Rumah123 usai konferensi pers Festival Properti Indonesia di Jakarta pada Kamis (09/11/2017).

“Sebagian besar pasti sengsara, pernah nunggak, ngos-ngosan bayar cicilan dua tahun pertama. Setelah itu, agak mendingan, agak stabil,” lanjut Untung.
Untung melanjutkan kalau dengan adanya cicilan ini, pastinya seseorang akan lebih giat bekerja sehingga bisa melunasi cicilan. Karier meningkat, posisi semakin mapan, sehingga penghasilan pun meningkat.

Nah, kunci membeli rumah ternyata cuman nekat, nekat, dan nekat. Uang kamu belum cukup membeli properti impian? Beli saja hunian yang cicilannya pas di kantong, pasti ada kok.

CitraGarden City Malang merupakan perumahan dengan konsep Rumah Urban Resort di Malang dengan view terbaik dengan latar belakang pegunungan yang telah menjadi trademark kota Malang dengan kesejukan alami serta keindahan panorama alam yang memukau, mampu memberikan rasa nyaman, aman dan privasi yang terjaga bagi para penghuninya. CitraGarden City Malang saat ini memberikan penawaran-penawaran menarik dengan berbagai macam kemudahan cara pembayaran.

Jadi untuk kamu yang ingin Nekat membeli rumah Idaman kamu, segera Kunjungi kami di Marketing Point CitraGarden City Malang, Jln CitraGarden City Boulevard atau bisa di akses melalui nomor telepon Telp. 0341 7500 888.

(sumber : https://www.rumah123.com)

Optimistis Tol Mapan Rampung Sebelum Lebaran

Mulai tahun ini proyek prestisius Tol Malang Pandaan terus dikebut. Di wilayah Kabupaten Malang, pembangunan konstruksi tol sudah dilangsungkan di dua kecamatan yaitu Di Kecamatan Singosari dan Kecamatan Lawang. Bila tidak ada kendala, proyek digeber untuk mengurai kemacetan di wilayah malang utara itu bakal diselesaikan sebelum Lebaran 2018.

Musaffa, salah satu pekerja yang ditemui, mengaku optimistis target tersebut terpenuhi. “itu (target penuntasan) sudah diinstruksikan dari Pemerintah,” terangnya. Hal senada juga sempat disampaikan pada waktu Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Basuki Hadimuljono saat berkunjung ke Malang bulan September lalu, dengan yakin dia berujar bila proyek jalan tol sepanjang 38.8 kilometer itu bakal tuntas tahun depan.

Dampak signifikan dari adanya akses baru itu memang sudah bisa di prediksi sebelumnya. Contohnya Waktu tempuh Surabaya menuju Malang. Bila sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 120 menit, dengan adanya Tol ini diyakini jarak tempuhnya bisa berkurang yaitu 70 menit saja.
(sumber : Radar Kanjuruhan Malang)

Dampak dan efek dari hadirnya tol tersebut memang diharapkan banyak pihak, salah satunya adalah Ciputra Grup yang saat ini mengembangkan proyek Perumahan Eksklusif di Malang yaitu CitraGarden City Malang, dengan adanya tol tersebut menjadikan CitraGarden City Malang sangat mudah dijangkau dengan cepat.

Tol Pandaan Malang Difungsikan 2018

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan jalur tol yang menghubungkan dari Pandaan ke arah Malang dapat difungsikan mulai 2018. Meski diakui belum rampung 100 persen, namun Pemprov Jawa Timur optimis ruas tol ini dapat difungsikan untuk arus mudik 2018 mendatang.

Gatot Sulistyo Hadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur dilansir Antara, Sabtu (8/7/2017) mengungkapkan, jalur tol yang panjangnya mencapai 38,48 kilometer tersebut diharapkan tuntas pengerjaannya pada akhir 2018, dan sirencanakan dapat dilakukan uji coba pada awal 2019 dengan berstatus operasional.

Hingga saat ini, Pemprov mengklaim proses pengerjaan konstruksinya sudah mencapai 12 persen dan dilakukan bertahap sehingga diharapkan dalam waktu setahun ini sudah terselesaikan semua. Dalam waktu dekat, pihaknya akan memantau langsung ke jalur tol Pandaan-Malang untuk memastikan proses pengerjaan serta pembebasan lahan berjalan baik dan sesuai harapan.

“Harapannya tol di sana mampu mengurai kemacetan sehingga kepadatan kendaraan yang mau ke Malang lebih terurai. Apalagi jalur Surabaya-Malang dikenal sangat padat karena banyaknya kunjungan,” jelas Gatot.