News & Artcles Archives - CitraGarden City Malang

Category: News & Artcles

Kabar Gembira, Jalan Tol Pandaan – Malang Gratis Selama Lebaran

Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan meresmikan penggunaan Jalan Tol Pandaan – Malang seksi I-III sepanjang 30 kilometer di Malang pada hari ini, Senin, 13 Mei 2019.

Peresmian jalan tol itu bisa menggembirakan para pemudik Lebaran karena pemerintah menggratiskan semua kendaraan pemudik yang melintasinya selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran. Informasi gratis itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

Basoeki mengatakan, Kementerian PUPR masih mengkaji besaran tarif tol jika sudah beroperasi penuh. Memang PT Jasa Marga Pandaan – Malang (JPM) sudah mengantongi izin pengoperasian jalan tol tersebut.

“Kami masih mengkaji besaran tarif yang ideal. Namun, selama mudik dan arus balik, tol ini digratiskan bagi seluruh pemudik maupun semua kendaraan yang melintasinya,” kata Basoeki di Malang, Minggu, 12 Mei 2019.

Basoeki mengharapkan, masyarakat bisa mendapatkan sosialisasi tentang proyek pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang—orang-orang Malang menyebutnya Jalan Tol Malang-Pandaan alias Tol Mapan—selama masa penggratisan jalan tol.

Jalan tol sepanjang 38,48 kilometer itu dibangun sejak dua tahun lalu. Pengerjaannya dibagi dalam lima seksi dengan total pembiayaan Rp 5,97 triliun. Saat ini konstruksi seksi I-III sudah rampung, dilengkapi dengan lampu-lampu dan rambu-rambu.

Pengerjaan Seksi I-III dimulai dari Kecamatan Pandaan di Kabupaten Pasuruan hingga Desa Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Saat ini PT JPM sedang ngebut mengerjakan Seksi IV-V yang menghubungkan Singosari dengan Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

“Nanti yang diresmikan Pak Jokowi besok adalah jalan tol seksi I sampai III. Tapi, (seksi) IV dan V yang panjangnya 7 kilometer tidak perlu lagi diresmikan. Kami targetkan yang seksi V tuntas pengerjaannya pada November tahun ini. Doakan saja semuanya lancar,” ujar Basoeki.

Basoeki yakin pengoperasian Jalan Tol Pandaan-Malang sudah lama dinantikan masyarakat karena bisa memangkas waktu perjalanan dari Surabaya-Malang maupun dari Malang-Surabaya. Proses pengerjaannya tidak mendapat kendala berarti karena yang mengerjakan adalah badan usaha milik negara yang sudah sangat berpengalaman seperti PT Jasa Marga dan PT Pembangunan Perumahan.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto menambahkan, Seksi I (15,5 kilometer) memanjang dari Pandaan sampai Purwodadi di Kabupaten Pasuruan. Seksi II (8 kilometer) membentang dari Purwodadi sampai Lawang di Kabupaten Malang, disambung Seksi III (7,1 kilometer) dari Lawang sampai Singosari. Seksi IV menghubungkan Singosari sampai Pakis, serta Seksi V menghubungkan Pakis dan Sawojajar.

Menurut Sugiyartanto, pengerjaan Seksi IV sudah mencapai 87 persen dan ditargetkan Juni nanti selesai. Sedangkan Seksi V ditargetkan selesai pada November.
Namun, Sugiyartanto menukas, penggratisan Jalan Tol Pandaan-Malang selama arus mudik dan arus balik Lebaran direncanakan hanya untuk satu arah. Untuk buka tutup, bisa saja dua arah, tergantung pada keputusan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur. “Ya, kita berharapnya bisa dua arah,” ujar Sugiyartanto
Selama masa mudik, para pengguna jalan tol bisa memanfaatkan gerbang keluar Singosari dan Pakis. Senada dengan Basoeki, Sugiyartanto pun yakin pengoperasian Jalan Tol Pandaan-Malang bakal memangkas waktu tempuh Surabaya-Malang dan sebaliknya.

Waktu tempuh Malang-Surabaya makin pendek dalam kisaran 2 jam saat jalan tol Kejapanan-Gempo-Pandaan dioperasikan. Selama Jalan Tol Pandaan-Malang dikerjakan, jalan tol dari arah Surabaya hanya berujung di gerbang tol Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Sisanya, pengendara dari Surabaya harus keluar dari gerbang tol Pandaan dan kemudian menyusuri jalan nasional Surabaya-Malang selama 1 jam

Dengan segera dioperasionalkan Jalur Tol Pandaan-Malang ini semakin tinggi potensi property di Kota Malang. Jangan lewatkan kesempatan untuk berinvestasi property di lokasi strategis sekitar akses tol baru!
CitraGarden City satu-satunya proyek dari Group Ciputra di Kotamadya Malang, Hanya 5 menit dari rencana akses tol Surabaya-Malang, di lingkungan hijau terbaik di salah satu titik tertinggi dengan Panoramic View ke seluruh kota Malang, Gunung Kawi, Panderman dan Arjuno.
Manfaatkan Promo “Home & Travel” – Got Your Dream House & Dream Vacation With Free Holiday Voucher Up to 20jt. Beli Rumah di CitraGarden Malang dapat hadiah langsung voucher liburan sampai dengan 20Jt.
Kini Anda bisa memiliki properti terbaik ini dengan harga mulai Rp 574 jt (termasuk PPN).
✔ Cicilan mulai Rp 5jt-an
✔ DP KPR 5%
✔ KPR didukung oleh15 Bank terbaik
Segera wujudkan hunian impian Anda di lokasi terbaik di Malang.
Segera hubungi Marketing Point (0341) 7500 888 atau Agen Properti Kepercayaan Anda

Sumber : bisnis.tempo.co

Juni, Citragarden City Buka Club House

CitraGarden City Malang terus menunjukkan progres yang bagus. Setelah menyelesaikan pembangunan ratusan unit rumah, kawasan perumahan di Kecamatan Kedungkandang itu tengah menyiapkan sebuah club house.

EcoClub, begitu nama club house itu, dijadwalkan beroperasi Juni 2019. ”EcoClub bukan hanya memenuhi kebutuhan penghuni CitraGarden City Malang, tapi juga seluruh warga Malang,” kata General Manager Proyek CitraGarden City Malang Hari Sukriyadi.

EcoClub menjadi sarana berolahraga sekaligus berwisata. ”Area ini sangat istimewa karena pemandangannya tidak kalah dengan Batu, tapi lokasinya hanya 5 menit dari Alun-Alun Kota Malang,” ujar Hari.

Di dalam EcoClub, akan ada fasilitas berolahraga yang cukup lengkap, yaitu Infinity Pool, Kids Pool, Fitness Center, Aerobic dan Yoga Room. Selain itu, akan segera dibuka EcoPark atau hutan kota, dengan playground area, jogging track, outdoor fitness, dan viewing deck.

”Konsep bangunan dibuat sangat Instagramable, yaitu kastil abad pertengahan di Eropa. Seperti halnya di sana, sebuah kastil memang sering dibangun di atas bukit, di mana pemandangan paling indah dipersembahkan untuk raja-raja,” jelas Hari lagi.

Rencananya, bersamaan dengan pengoperasian EcoClub, CitraGarden City juga akan menyerahterimakan areal komersial Maisonette Boulevard. Lokasinya di depan EcoClub, area komersial ini sangat cocok untuk lifestyle café dan restoran. Dari lokasi tersebut, view seluruh Kota Malang terbentang, selain juga deretan pegunungan.

Area ini sudah menjadi favorit warga untuk melihat sunset. ”Dalam waktu dekat Malang akan memiliki icon wisata baru yang lokasinya masih area kotamadya, sangat dekat dengan pusat kota dan rencana akses tol, serta sangat cocok untuk keluarga maupun para milenial,” pungkasnya.

CitraGarden City satu-satunya proyek dari Group Ciputra di Kotamadya Malang, Hanya 5 menit dari rencana akses tol Surabaya-Malang, di lingkungan hijau terbaik di salah satu titik tertinggi dengan Panoramic View ke seluruh kota Malang, Gunung Kawi, Panderman dan Arjuno.

Kini Anda bisa memiliki properti terbaik ini dengan harga mulai Rp 574 jt (termasuk PPN).
✔ Cicilan mulai Rp 5jt-an
✔ DP KPR 5%
✔ KPR didukung oleh15 Bank terbaik

Manfaatkan Promo bulan APril ini “Home & Away” – Got Your Dream House & Dream Vacation With Free Holiday Voucher Up to 20jt.
Jadi ndak perlu berpikir lagi.. Beli Rumah di CitraGarden Malang dapat hadiah langsung voucher liburan sampai dengan 20Jt.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Marketing Point CitraGarden City Malang
Jl. CitraGarden City Boulevard
Kel. Buring Kec. Kedungkandang
Kota Malang
P:+62-341-7500 888

Sumber : https://radarmalang.id/juni-citragarden-city-buka-club-house/

Tol Pandaan-Malang Seksi I-III Siap Diresmikan

Seusai peresmian Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau kesiapan Jalan Tol Pandaan-Malang seksi I-III sepanjang 30 kilometer (Km) yang telah rampung dan dapat dioperasikan dalam waktu dekat.

“Saya lihat tadi dari Pandaan ke Singosari, terlihat sudah siap untuk diresmikan. Total dari 38 km Jalan Tol Pandaan-Malang, yang sudah siap diresmikan sepanjang 30 km. Ada beberapa pekerjaan pembersihan penyelesaian, mudah-mudahan satu hari ini selesai besok ada tim penilai sertifikasi laik fungsi, sebelumnya minggu lalu sudah tahap penilaian pra laik fungsi,” ujar Menteri Basuki di Pandaan, dalam keterangannya, Rabu (10/4/2019).

Menteri Basuki menyatakan, jika besok uji laik fungsi sudah selesai dan dinyatakan siap operasi, akan diusulkan kepada Presiden Joko Widodo agar dapat diresmikan.

“Sekarang akan kita lihat lagi perkembangannya. Ibu Gubernur Jawa Timur tadi mengusulkan untuk bisa diresmikan tanggal 12 April 2019 saat Presiden berada di Malang,” ujarnya.

Sementara dikatakan Menteri Basuki, untuk Seksi IV dan V sepanjang 8 Km, penyelesaiannya masih dikoordinasikan dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur karena ditemukannya situs purbakala.

“Untuk ruas dari Singosari ke Malang yang ditemukan situs purbakala, saat ini sedang dilakukan pergeseran as/trase jalannya,” tutur Menteri Basuki.

Jalan Tol Pandaan-Malang terdiri dari 5 seksi yang terbagi menjadi Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15 km, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8 km, Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7 km, Seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4 km, dan Seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 4 km.

Pembangunan Tol Pandaan-Malang dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Jasamarga Pandaan-Malang dengan investasi sebesar Rp 5,9 triliun. Adapun nilai konstruksi sebesar Rp 3,7 triliun dikerjakan oleh PT.Pembangunan Perumahan (PP).

Jalan Tol Pandaan-Malang diharapkan akan menjadi bagian vital arus mobilisasi orang serta barang antara Surabaya dan Malang yang banyak memiliki tempat wisata. Kehadiran ruas Tol akan bisa mempercepat perjalanan dari Surabaya menuju Malang dan sekitarnya. Selama ini, perjalanan dari Surabaya ke Malang pada jam padat, bisa mencapai empat hingga enam jam. Dengan melalui jalan tol ini, waktu tempuhnya bisa kurang dari satu jam.

Jalan tol yang menjadi bagian dari Jalan Tol Surabaya-Malang ini juga memiliki pemandangan alam yang indah di kanan kiri jalan, terutama di rest areanya yang berhadapan langsung dengan Gunung Semeru di sisi timur, Gunung Arjuna sisi barat, Gunung Kawi di sisi barat daya, dan ditambah Gunung Penanggungan.

Dengan segera dioperasionalkan Jalur Tol Pandaan-Malang ini semakin tinggi potensi property di Kota Malang. Jangan lewatkan kesempatan untuk berinvestasi property di lokasi strategis sekitar akses tol baru!

CitraGarden City satu-satunya proyek dari Group Ciputra di Kotamadya Malang, Hanya 5 menit dari rencana akses tol Surabaya-Malang, di lingkungan hijau terbaik di salah satu titik tertinggi dengan Panoramic View ke seluruh kota Malang, Gunung Kawi, Panderman dan Arjuno.

Manfaatkan Promo “Home & Away” – Got Your Dream House & Dream Vacation With Free Holiday Voucher Up to 20jt. Beli Rumah di CitraGarden Malang dapat hadiah langsung voucher liburan sampai dengan 20Jt.

Kini Anda bisa memiliki properti terbaik ini dengan harga mulai Rp 574 jt (termasuk PPN).

✔ Cicilan mulai Rp 5jt-an

✔ DP KPR 5%

✔ KPR didukung oleh15 Bank terbaik

Segera wujudkan hunian impian Anda di lokasi terbaik di Malang.

Segera hubungi Marketing Point (0341) 7500 888 atau Agen Properti Kepercayaan Anda

(sumber : okezone.com)

Operasional Tol Mapan Dipercepat

Pengoperasian tol Malang-Pandaan (Mapan) bakal dipercepat.  Jika sebelumnya PT Jasa Marga Pandaan-Malang menargetkan beroperasi pada Juli 2019, kini diupayakan akhir April 2019 sudah bisa beroperasi.

Jika target tersebut terwujud, berarti ada percepatan sekitar tiga bulan dari perencanaan awal. “Saya upayakan, kalau cepat akhir April 2019 ini sudah bisa beroperasi,”ujar Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga Pandaan-Malang Agus Purnomo kemarin (20/3).

Selain upaya percepatan, juga ada perubahan jarak operasional. Sebelumnya pengoperasian menunggu tuntasnya hingga Seksi V . Seperti diberitakan, tol sepanjang sekitar 38 kilometer tersebut meliputi lima seksi. Seksi I (Pandaan-Purwodadi), Seksi II (Purwodadi-Lawang), Seksi III (Lawang-Karanglo), Seksi IV (Karanglo-Pakis), Seksi V (Pakis-Cemorokandang)

Dengan menunggu tuntasnya pengerjaan Seksi V, berarti tol beroperasi setelah pembangunan hingga exit tol Cemorokandang selesai. Tapi, kini pengoperasian tidak menunggu tuntasnya exit tol Cemorokandang. “Yang siap beroperasi dari Seksi I sampai IV (Pandaan-Pakis),” terang Agus.

Agus optimis pihaknya mampu merealisasikan percepatan tersebut. Hingga kini, progres penggarapan di Seksi I, II dan III sudah mencapai 97 persen. Sedangkan Seksi IV sudah 75 persen. “Pengerjaan di Seksi I sampai III tinggal sedikit lagi (tuntas). Kalai Seksi 4 jalurnya tinggal dibeton saja,” kata dia.

Meski pengoperasian hanya di seksi I-IV, Agus juga berkomitmen menuntaskan hingga pengerjaan di Seksi V. “Karena ada temuan situs, (penuntasan) Seksi V menunggu Pilpres 2019 selesai. Jadinya harus mundur,” ucapnya.

Terpisah, pelaksana tugas (Plt) Camat Kedungkandang Donny Sanditi W. membenarkan adanya wacana mempercepat pengoperasian tol Mapan. Hal itu diketahui saat Donny ikut rapat koordinasi di Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang Kamis lalu (14/3). “Saat koordinasi di Bakorwil pihak Jasa Marga memang menyampaikan bahwa April ini empat seksi (Seksi I-IV) dibuka,” kata Donny yang juga merangkap Sekretaris Camat (Sekcam) Kedungkandang itu.

Dalam koordinasi itu, Donny mewakili Kecamatan Kedungkandang. Sementara peserta lain yang juga hadir adalah PT Jasa Marga Pandaan-Malang, Balai Pengatur Jalan Tol (BPJT), dan daerah yang terdampakproyek tol Mapan. Diantaranya Kabupaten Malang dan Kota Malang, dan Kabupaten Pasuruan. (bdr/c2/dan)

Dengan segera dioperasionalkan Jalur Tol Pandaan-Malang ini semakin tinggi potensi property di Kota Malang. Jangan lewatkan kesempatan untuk berinvestasi property di lokasi strategis sekitar akses tol baru!

CitraGarden City satu-satunya proyek dari Group Ciputra di Kotamadya Malang, Hanya 5 menit dari rencana akses tol Surabaya-Malang, di lingkungan hijau terbaik di salah satu titik tertinggi dengan Panoramic View ke seluruh kota Malang, Gunung Kawi, Panderman dan Arjuno.

Kini Anda bisa memiliki properti terbaik ini dengan harga mulai Rp 574 jt (termasuk PPN).

✔ Cicilan mulai Rp 5jt-an

✔ DP KPR 5%

✔ KPR didukung oleh15 Bank terbaik

Segera wujudkan hunian impian Anda di lokasi terbaik di Malang.

Segera hubungi Marketing Point (0341) 7500 888 atau Agen Properti Kepercayaan Anda

 

(Sumber : JawaPos Radar Malang)

Dibuka Fungsional, Tol Pandaan-Malang Mulai Dipadati Kendaraan

Hari pertama dibuka secara fungsionalm tol Pandaan- Malang mulai dipadati kendaraan, Jumat (21/12/2018). Jalan tol yang masih tahap konstruksi itu dibuka untuk mengurai kemacetan saat libur Natal dan Tahun Baru 2019. Salah satu staf di PT Jasamarga Pandaan Malang, Indrawan mengatakan, sejak dibuka pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut sebanyak 2.696 kendaraan. Kondisi itu masih terbilang landai karena libur akhir tahun masih belum mencapai puncaknya. “Hari pertama lancar tidak ada kendala. Masih landai,” katanya, Jumat.

Diperkirakan, puncak kepadatan kendaraan di ruas jalan tol yang menghubungkan Pandaan dan Malang itu akan terjadi pada Senin (24/12/2018) hingga memasuki tahun baru 2019. Sementara itu, tol fungsional itu dibuka dari Pandaan, Kabupaten Pasuruan hingga ke exit tol di Karanglo, Kabupaten Malang. Kendaraan yang melintas tidak diperbolehkan melaju dengan kecepatan tinggi karena ruas jalan tol tersebut belum selesai total. Pihak Jasamarga Pandaan Malang menyiagakan petugasnya di sejumlah titik rawan untuk memastikan keamanan pengendara. “Yang perlu penjagaan di Dengkol. Karena masih persimpangan sebidang,” katanya. Sementara itu, tol tersebut memiliki kapasitas sebanyak 4.161 kendaraan per jam setelah resmi difungsikan nanti.

Bram Robert, salah satu pengendara asal Malang mengatakan, tol fungsional itu mampu menghemat waktu perjalanannya. Biasanya ia terjebak macet, namun dengan adanya ruas tol itu perjalanannya menjadi lancar. “Dari Pandaan sampai ke Malang sini sekitar 20 menit. Saya melaju dengan kecepatan sekitar 40 kilometer perjam,” katanya. Berdasarkan pantauan di lapangan, fungsional tol itu mampu mengurai kemacetan di sepanjang jalur utama Singosari hingga Lawang. Biasanya, jalur yang menghubungkan Malang dengan Surabaya itu macet. Apalagi jika memasuki hari libur. Rencananya, tol fungsional Pandaan – Malang itu dibuka sampai tanggal 3 Januari 2019. Tol itu hanya dibuka untuk satu jalur.

Pada tanggal 21 hingga 25 Desember 2018, tol itu dibuka untuk jalur Pandaan menuju Malang. Sedangkan pada tanggal 26 hingga 27 Desember 2018, tol itu dibuka untuk jalur dari Malang menuju Pandaan. Lalu pada tanggal 28 hingga 31 Desember 2018, ruas tol itu akan berfungsi untuk jalur Pandaan menuju Malang. Pada tanggal 1 hingga 3 Januari 2019, tol itu kembali dibuka untuk jalur dari Malang menuju Pandaan. Penentuan jalur itu disesuaikan dengan prediksi padatnya kendaraan. Tol itu hanya dibuka pada siang hari, mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Nah buat anda yang lagi liburan Natal dan Tahun Baru di Malang jangan lupa untuk mengunjungi Marketing Point CitraGarden City Malang, Setiap akhir pekan kita ada acara Open House Show Unit jam 10.00-16.00 WIB.

Dapatkan info promo menarik akhir tahun sambil menikmati hidangan yang ada Gratiss!!! Info lebih lanjut segera kunjungi Marketing Point CitraGarden City Malang di Jln CitraGarden City Boulevard telp. 0341 7500888 atau agent kepercayaan Anda.

sumber : kompas.com

22 Hari Lagi, Tol Mapan Di Buka

Sekitar 22 hari lagi, tol Malang-Pandaan (Mapan) dibuka. Tapi pengoperasionalan tol sepanjang 38 kilometer itu hanya lima hari, yakni 28 Desember 2018 – 01 Januari 2019. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan wisatawan di musim libur Natal dan Tahun Baru.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Wiliam Thamrin Simatupang menyatakan, pengoperasionalan tol Mapan mulai H-3 jelang libur Tahun Baru. “Mulai 28-31 Desember 2018, jalur yang difungsikan dari arah Surabaya ke Malang. Sebaliknya. Pada 1 Januari 2019, jalur dari arah Malang ke Surabaya,” ujar William kemarin.

Polres Malang-PT Jasa Marga Sudah Survei Jalur
Mantan Kasatlantas Polres Ponorogo itu menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait rencana pembukaan tol Mapan untuk sementara. Yakni, Polres Malang Kota (Makota), Dinas Perhubungan (Dishub) Kapupaten Malang dan Kota Malang, serta PT Jasa Marga. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempersiapkan jelang pengoperasian musim libur Natal dan Tahun Baru. “Kami juga sudah survei dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, Insya Allah, difunsionalkan kembali,” kata dia.
Senada dengan William, Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Malang Kota (Makota) Iptu Endiex Purwanto juga menyampaikan rencana membuka pintu tol Mapan untuk sementara waktu. “Tol akan dibuka hanya (dari Pandaan) hingga exit tol di Karanglo (kecamatan Singosari, Kabupaten Malang),” ujarnya.
Purwanto optimistis jika tol Mapan difungsikan, arus kemacetan dari arah Surabaya bisa teratasi. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, libur Natal dan Tahun Baru selalu dipadati kendaraan. Khususnya pengendara dari arah Surabaya.
Nantinya, kendaraan dari arah Surabaya tidak akan berjubel di Lawang hingga Singosari. Sebab, dari Pandaan mereka sudah melintasi jalur tol hingga pintu keluar di Karanglo (Singosari). Meski begiti, pihaknya juga tetap mengupayakan adanya jalur alternatif. “Maka dari itu, kami kerja sama dengan semua pihak,” terangnya.

Dibuka Pukul 06.00, Tutup pukul 17.00
Terpisah, Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan Malang Agus Purnomo membenarkan rencana berfungsinya tol Mapan pada 28 Desember 2018. Hal itu dilakukan untuk menyambut musim libur tahun Baru.”Akhir bulan (Desember) ini ada hari libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang diprediksi jalur arah Malang maupun sebaliknya sangat padat,” ujar Agus saat di konfirmasi.
Menurut dia rencana tersebut sangat diperlukan. Terlebih saat ini progress ruas seksi 1 sampai 3 itu sudah rampung. Dia mengklaim pengoperasionalannya hanya menunggu peresmian. “Sudah siap (bisa difungsikan),” kata dia.
Agus memaparkan, pengerjaan proyek tol Mapan dibagi 5 seksi Wilayah. Seksi 1 adalah Pandaan Purwodadi sepanjang 15,47 km, lalu seksi 2 menghubungkan Purwdadi-Lawang sepanjang 8,05 km. Dan seksi 3 dari Lawang menuju Singosari sepanjang 7,10 km.
Berikutnya adalah seksi 4 dari singosari ke Pakis sepanjang 4,75 km dan terakhir adalah seksi 5 yang menghubungkan Pakis-Kota Malang sepanjang 3,11 km. “Ruas tol yang bisa digunakan sementara waktu ini masih seksi 1-3. Kalau berjalan sesuai rencana maka di fungsionalkannya mulai 22 Desember 2018,” ucapnya.
Dia juga menyebutkan bahwa dioperasionalkan tol tersebut masih batas waktu. Yakni diperbolehkan masuk tol mulai pukul 06.00 dan di tutup pukul 17.00. “Inikan masih fungsional jadi dibatasi waktu dan digratiskan dulu. Paling penting berhati-hatilah saat berkendara meski ada petugas yang jaga,” tutur Agus. Ruas tol ini memiliki 5 pintu keluar. Masing-masing di Purwodadi, Lawang, Karanglo, Pakis dan di Kota Malang.

CitraGarden City Malang merupakan proyek pengembangan oleh Ciputra Group di Kota Malang, yang hanya berjarak 4km dari exit Tol Malang – Pandaan. CitraGarden City Malang memiliki view terbaik dengan latar belakang pegunungan yang telah menjadi trademark kota Malang.
Bulan September 2018 CitraGarden City Malang meluncurkan Cluster The Valley, Rumah di area perbukitan dengan view panorama Gunung Kawi-Panderman-Arjuno. Lokasi selangkah ke Town Center (EcoClub House, EcoPark, Restaurant, Hotel, Commercial Area dengan harga mulai 574 JT (Incl PPN).
Akhir tahun ini CitraGarden City Malang memberikan promo pembayaran melalui KPR dengan DP mulai 5%, atau pembayaran In House s/d 36x. Selaiin itu ada hadiah langsung AC atau Emas Logam Mulia.

Info lebih lanjut segera kunjungi Marketing Point CitraGarden City Malang di Jln CitraGarden City Boulevard telp. 0341 7500888 atau hub agent kepercayaan Anda.

(sumber:Radar Malang)

Konstruksi Capai 71%, Tol Pandaan-Malang Beroperasi Awal 2019

Proyek Tol Pandaan-Malang sepanjang 38,48 km sedang berjalan. Saat ini progres konstruksi mencapai 71%.

“Progres secara keseluruhan untuk konstruksi 71 persen dan progres lahan (yang sudah dibebaskan) 90 persen,” kata Dirut PT Jasa Marga Tol Pandaan-Malang, Agus Purnomo saat media visit Tol Pandaan-Malang, Kamis (4/10/2018).

Agus mengatakan proyek Tol Pandaan-Malang mempunyai 5 seksi ini, 3 seksinya diantaranya dipastikan selesai konstruksi awal Desember 2018.

“Target kami konstruksi (pengerjaan) awal Desember seksi 1-3 sepanjang 30 km sudah selesai. Jika seluruh seksi (5 seksi) kemungkinan awal triwulan 2019,” katanya.

Setelah konstruksi rampung, operasional Tol Pandaan-Malang seksi 1-3 harus melewati uji kelayakan. Meski harus uji kelayakan, tol Pandaan Malang rencananya akan dibuka fungsional saat Natal dan Tahun Baru.

“Seksi 1-3, fungsional atau non tarif saat Natal Tahun baru kemungkinan besar buka, kita siap. Untuk dibuka normal kita menunggu uji kelayakan dan kita perkirakan awal 2019 sudah operasional (seksi 1-3),” lanjut Agus.

Agus menambahkan tarif tol yang memiliki 4 rest area ini di bawah Rp 1.000/km. “Saya pastikan tidak akan lebih dari 1.000/km,” tambah Agus.

CitraGarden City Malang yang berlokasi sangat Strategis tidak jauh dari exit Tol Malang-Surabaya (+ 4 km) dan berada di kawasan Malang Timur yg menjadi area pengembangan Infrastruktur oleh Pemerintah, serta berada di Salah satu Titik Tertinggi di Malang, sehingga memiliki Keunggulan View dan Kualitas Udara yang segar dan lebih baik

CitraGarden City Malang meluncurkan New Cluster THE VALLEY. Cluster ini memiliki keunggulan :
– Lokasi di Kotamadya Malang, hanya 5km dari Alun-Alun Malang.
– Potensi pengembangan tertinggi, hanya 5km dari rencana akses Tol Surabaya-Malang.
– Konsep Urban Resort, dengan view pegunungan (Gn. Kawi, Panderman, Arjuno, Semeru) yang menakjubkan.
– Harga perdana mulai Rp 564jt! sudah termasuk PPN, DP KPR 5% dan cicilan mulai Rp 5jt
Dapatkan BONUS khusus untuk pembelian The Valley ✨ FREE Emas 10gr atau 2 unit AC (s/d Bulan Oktober).
Informasi lebih lanjut hubungi Marketing Point CitraGarden City Malang bisa di akses melalui nomor telepon 0341 7500 888 atau agent property kepercayaan anda.

(sumber : Detik.com)

Grup Ciputra Kembangkan Hunian Menengah Seluas 100 Ha di Timur Kota Malang

Grup Ciputra melalui PT Ciputra Residence menggarap proyek perumahan kelas menengah CitraGarden City di Kota Malang, Jawa Timur.

Proyek ini dikembangkan dengan nuansa resor mencakup lahan seluas 100 hektar di bagian timur Kota Malang, tidak jauh dari Bandara Abdulrahman Saleh dan ruas jalan tol baru yang saat ini dibangun, Pandaan-Malang.

Yance Onggo, Associate Director PT Ciputra Residence mengatakan, CitraGarden City merupakan proyek pertama Grup Ciputra di Kota Malang setelah sebelumnya sukses menggarap proyek properti landed di Kota Surabaya.

Selain didukung infrastruktur yang dekat bandara dan jalan tol baru, proyek ini juga ditopang oleh topografi kawasan yang berada di perbukitan dengan latar belakang Gunung Kawi.

Selain itu juga didukung oleh rencana pelebaran ruas Jalan Mayjen Sungkono yang menjadi gerbang masuk kawasan perumahan ini.

“CitraGarden Malang ini kita kembangkan dari developer terdahulu luasnya 100 ha. Dari 100 ha, kita kembangkan dulu 50 ha dulu dan launching perdana sudah kita lakukan Oktober 2015 atau sembilan bulan setelah kita launching proyek kita di Citra Maja Raya,” ungkap Yance Onggo.

Di tahap awal, hunian di Cluster Green Hill ditawarkan sekitar 130 unit dengan harga jual mulai dari Rp 500 jutaan hingga Rp 800 jutaan per unit.

Sebanyak 60 unit lainnya ditawarkan di Cluster The Peak dan dipasarkan perdana di 2016 dengan harga jual berkisar Rp 1 miliar sampai Rp 3 miliar per unitnya.

“Saat penawaran perdana langsung sold out dalam enam jam. Sebanyak 45 persen orang Malang, 45 persen orang Malang, sisanya dari Sidoarjo, luar kota dan ada beberapa dari luar negeri. Mungkin karena ingin ada kedekatan emosional lalu beli hunian di sini, selain juga karena keinginan miliki hunian yang lebih khas di Malang,” ungkap Yance.

Hunian yang ditawarkan di Green Hill ini terdiri dari hunian satu lantai dan dua lantai dengan luas tanah per unitnya 96 m2.

  • Gerbang masuk Cluster The Hill, salah satu cluster hunian segmen menengah di CitraGarden City, Malang.

Yance menjelaskan, dari total 50 ha area yang dikembangkan di tahap awal, area yang sudah diutulisasi atau dibangun mencapai 20 ha, terdiri dari 3 cluster dengan total 500 unit dan telah terjual semua.

“Pengembangan berikutnya kita lakukan untuk membangun hunian 30 ha, kita lakukan tahun ini. Namanya Cluster The Valley. Harga kita tawarkan Rp 564 juta per unit untuk luas lahan 72 m2 dengan luas bangunan 26 m2 sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Seperti pada cluster lainnya, seluruh utilitas di Cluster The Valley ini berada di bawah tanah didukung dengan taman tematik serta club house Eco Club.
“Cluster ini totalnya ada 160 unit yang akan kita bangun,” ungkap Yance.
Dari cluster ini ditawarkan juga hunian tipe 43/84 m2 dengan harga jual mulai dari Rp 691 juta termasuk PPN serta tipe 50/96 m2 dengan harga jual Rp 802 juta termasuk PPN.

“Cluster ini membidik konsumen dengan penghasilan 15-25 juta per bulan dengan cicilan mulai sekitar 5-8 kita per bulan. Keunggulannya, cluster ini dekat dengan taman tematik, utilities bawah tanah dan eco club. commercial area, hotel, restoran,” ungkap Yance Onggo

(Sumber : tribunnews.com)

September, Ciputra Lansir Rumah Berpanorama Gunung Kawi

Segmen pasar menengah atas masih menjadi katalisator pertumbuhan sektor properti di Indonesia.

Hal ini terbukti dengan penjualan 160 unit klaster Green Hill dan 30 unit The Peak di CitraGarden City, Malang, secara kilat hanya dalam waktu 6 jam.

Padahal, harga yang ditawarkan cukup menguras kantong kelas menengah yakni Rp 500 jutaan hingga Rp 800 jutaan untuk klaster Green Hill, dan Rp 1 miliar-Rp 3 miliar untuk The Peak.

Puas dengan catatan penjualan sempurna tahap I dan II, PT Ciputra Residence, sang pengembang melansir klaster The Peak tahap III dengan banderol di bawah Rp 1 miliar sebanyak 220 unit dan Rp 1 miliar-Rp 3 miliar sejumlah 60 unit.

Klaster ini pun terjual habis dalam hitungan jam, sehingga yang selanjutnya dilakukan Ciputra Residence adalah merealisasikan pembangunan 500 unit hunian tersebut di atas lahan seluas 20 hektar.

Menurut Associate Director PT Ciputra Residence Yance Onggo, terserapnya produk-produk CitraGarden City Malang karena segmen pasar yang dibidik memang membutuhkan hunian. ”

Mereka bukan investor yang menunda pembelian karena situasi ekonomi makro. Pembeli CitraGarden City Malang adalah end user yang betul-betul membutuhkan rumah,” cetus Yance menjawab Kompas.com, Rabu (15/8/2018).

Selain itu, lanjut Yance, waktu (timing) dilansirnya CitraGarden City Malang bertepatan dengan masa-masa bulan madu sektor properti yakni Oktober 2015.

Faktor lain adalah branding Ciputra yang melekat di benak publik, pengembangan infrastruktur konektivitas yang memudahkan akses dari dan menuju Kota Malang, serta konsep pengembangan yang memiliki diferensiasi dengan produk sejenis.

Pengembangan infrastruktur yang dimaksud adalah ruas Tol Pandaan-Malang yang merupakan bagian dari jaringan Tol Surabaya-Malang, pelebaran Jalan Mayjen Sungkono dan Jalan Ki Ageng Gribig di Kota Malang Timur, serta renovasi Bandara Abdurrachman Saleh.

Panoramik

CitraGarden City Malang menempati area seluas total 100 hektar di Jalan Mayjen Sungkono, Malang Timur.
Lahannya yang berkontur dan berada 541 meter di atas permukaan laut, memungkinkan Ciputra Residence menerapkan konsep urban resort dengan nilai jual panorama alam Gunung Kawi.

“Kondisi lahan berkontur ini menjadi keunggulan CitraGarden City. Penghuni dapat menikmati keindahan alam saat matahari terbit (sunrise) dan tenggelam (sunset) tanpa terhalang bangunan apapun,” jelas Yance.

Menyusul catatan serapan maksimal tiga klaster sebelumnya, Ciputra Residence akan melansir klaster anyar The Valley pada pertengahan September mendatang.


Sebanyak 160 unit The Valley dikembangkan yang terdiri dari tiga tipe yakni 26/72 meter persegi seharga Rp 564 juta, 33/72 dipatok senilai Rp 584 juta, 43/84 Rp 691 juta, dan tipe 50/96 dipasarkan Rp 802 juta.

Lokasi The Valley berdekatan dengan taman tematik, children playground, dan town center yang mencakup eco club house, eco park, hotel, dan restoran.

Dari pemasaran The Valley, Ciputra Residence menargetkan penjualan Rp 100 miliar.

Pembangunan The Valley berikut fasilitas eco club house, dan eco park senilai Rp 65 miliar, dimulai pada Desember mendatang.

“Serah terima dua tahun kemudian. Sementara tiga klaster awal sudah serah terima sejak 2017 dengan tingkat hunian 40 persen,” tambah Yance.

Jika kelak keseluruhan kawasan hunian ini terbangun, Yance menghitung, nilai investasinya bakal mencapai Rp 1,7 triliun.

Rinciannnya 50 hektar pertama yang terdiri dari 9 klaster dengan 1.500 unit rumah senilai Rp 1 triliun, dan sisanya Rp 700 miliar.

Nilai investasi ini di luar lahan, yang sudah dimiliki pengembang sejak 2013 silam.

Kenaikan harga

Perubahan orientasi pengembangan ke arah timur memotivasi Ciputra Residence untuk mengembangkan perumahan perdananya di kota apel ini.

Seluruh infrastruktur tersebut di atas, berada di kawasan timur, yang menjadikan lokasi CitraGarden City diklaim sangat strategis.

“Kami hanya berjarak 5 kilometer dari Bandara Abdurrachman Saleh, dan 5 kilometer ke pusat kota atau alun-alun,” ujar Yance.

Dengan lokasi strategis dan pengembangan fisik infrastruktur yang demikian masif, mendorong harga lahan dan properti di Malang Timur mengalami kenaikan signifikan.

Untuk harga lahan, saat ini sudah bertengger di angka Rp 4,5 juta per meter persegi dari sebelumnya pada 2014 hanya Rp 2,7 juta per meter persegi. Ini berarti kenaikannya mencapai 62 persen.

“Sementara harga propertinya masih relatif normal yakni sekitar 20 persen per tahun,” imbuh Yance. .

(sumber : https://properti.kompas.com/read/2018/08/15/180000221/september-ciputra-lansir-rumah-berpanorama-gunung-kawi)

Ciputra Bangun Kluster Perumahan Elite di Kota Malang Senilai Rp 1,7 T

PT Ciputra Residence kini tengah melanjutkan proyek Citragarden City Malang yang berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono, Malang, Jawa Timur. Proyek yang telah dibangun sejak 2015 tersebut berdiri di atas lahan seluas 100 hektare (ha).
Associate Director PT Ciputra Residence, Yance Onggo, mengatakan untuk mengembangkan kawasan tersebut perusahaan menginvestasikan dana sekitar Rp 1,7 triliun.
“Sebenarnya secara keseluruhan Citragarden City Malang itu terdiri dari 100 ha. Untuk investasi 100 ha ini, developing cost dan buildingnya sekitar Rp 1,7 triliun,” kata Yance di Malang, Jawa Timur, Rabu (15/8).
Meski demikian, untuk tahap awal Ciputra akan menggarap 50 ha terlebih dahulu. Nantinya dalam 50 ha tersebut bakal dibangun 1.500 unit rumah yang terbagi dalam 9 klaster.
Hingga Agustus 2018, Yance mengatakan pihaknya telah membangun dan memasarkan sebanyak 500 rumah yang terbagi dari 3 klaster, yaitu Premium Cluster The Peak, Cluster Green Hill, dan Cluster Park Hill.
“Oktober 2015 kami launching klaster perdana. Sebanyak 130 unit ditawarkan pada harga di bawah Rp 1 miliar. Sedangkan 60 unit ditawarkan dengan harga Rp 1 miliar sampai Rp 3 miliar. Waktu itu semua unit yang ditawarkan sold out dalam 6 jam,” ujarnya.
Setelah klaster pertama, Yance mengatakan pihaknya melanjutkan dengan menawarkan klaster kedua sebanyak 220 unit untuk harga di bawah Rp 1 miliar. Selain itu ada pula 60 unit premium dengan rentang harga Rp 1 sampai Rp 3 miliar. Sama seperti klaster pertama, klaster kedua pun telah habis terjual.
“Rilis pengembangan berikutnya yaitu Cluster Valley. Perkenalkan ke market rencananya pertengahan September. Itu belum resmi launching. Kontruksi sudah mulai,” katanya.
Harga Perdana yang ditawarkan untuk klaster tersebut adalah mulai dari Rp 564 juta sudah termasuk PPN. Cicilan mulai 5 jutaan per bulan, dan KPR dengan DP mulai 5 persen.
Selain menggarap Cluster Valley, Yance mengatakan Ciputra Residance juga tengah membangun Fasilitas EcoClub dan Area Komersial yang berada di dalam kawasan tersebut.
(sumber : kumparan.com)