Generasi Milenial Dambakan Hunian

Memiliki rumah sendiri adalah salah satu prioritas penting bagi banyak orang, termasuk generasi milenial. Kaum muda berpandangan hal itu perlu disiapkan secara khusus karena harga rumah tidak murah.

Dalam dua tahun terakhir, harga properti meningkat kendati pertumbuhan ekonomi nasional melambat. Hasil survei Bank Indonesia menunjukkan, harga hunian untuk semua tipe rumah di wilayah Jakarta dan sekitarnya serta Banten pada triwulan IV-2017 naik 3,41 persen dalam setahun. Kenaikan harga rumah tipe kecil (36 meter persegi dan lebih kecil) hampir 6 persen, sedangkan tipe menengah (di atas 36 meter persegi hingga 70 meter persegi) naik hampir 3 persen.

Mengacu pada publikasi laman rumah123.com, seorang pekerja mampu membeli rumah seharga Rp 300 juta jika memiliki penghasilan minimal Rp 7,5 juta per bulan. Perhitungan itu didasarkan asumsi pembayaran secara kredit 15 tahun dengan bunga 10 persen. Setidaknya Rp 2 juta per bulan harus dikeluarkan untuk membayar cicilan hunian, yang terbilang tidak sedikit bagi kelompok yang baru memasuki dunia kerja.

Kenaikan harga properti secara nasional juga dipengaruhi penyediaan rumah yang terbatas. Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menunjukkan, kekurangan rumah mencapai 11,4 juta unit.

Kendala kalangan muda memiliki rumah kerap kali diidentikkan dengan kebiasaan mereka yang lekat dengan perilaku konsumtif yang bersifat jangka pendek. Ongkos gaya hidup generasi muda dinilai mahal. Tren berbelanja dan berlibur serta perilaku konsumtif lain diperkirakan menyulitkan generasi milenial untuk menumbuhkan kebiasaan menyimpan uang.

Sedikit banyak, gaya hidup generasi yang lahir pada 1980-1999 ini memengaruhi kemampuan finansial mereka untuk menjangkau harga rumah yang mahal. Sejumlah kalangan berpandangan generasi milenial seakan tak terlalu peduli pada persoalan yang memerlukan perencanaan jangka panjang, seperti memiliki rumah.

Namun, perspektif itu belum tentu benar. Hasil jajak pendapat Kompas terhadap generasi yang lahir pada 1980-1999 ini pada Desember 2017 memberikan gambaran lain tentang pandangan kaum muda dalam kepemilikan rumah. Sebagian besar responden kalangan muda (lebih dari 96 persen) menilai memiliki hunian sendiri adalah salah satu hal penting dalam kehidupan mereka.

Keseriusan kalangan muda terkait hunian tecermin dari pandangan terhadap cara memiliki rumah. Mereka memahami, memiliki rumah sendiri menuntut perencanaan jangka panjang. Sebanyak 97 persen responden muda sepakat persiapan memiliki rumah adalah hal yang penting dilakukan.

Persiapan secara khusus untuk memiliki hunian sendiri juga disadari sebagian besar responden muda sebagai tantangan yang menuntut kemandirian. Sebanyak 8 dari 10 responden muda berencana mengalokasikan uang secara khusus untuk memiliki rumah, baik dengan membeli secara tunai maupun mencicil.

Meski berat, dengan cara demikian, kaum milenial tetap optimistis akan memiliki hunian mereka sendiri pada suatu hari nanti. Harapan besar kaum muda tetap mungkin diwujudkan mengingat cara pandang mereka yang juga lebih fleksibel tentang kepemilikan rumah. Tidak sedikit kaum milenial yang menerima kepemilikan hunian vertikal karena pertimbangan fasilitas, lokasi yang strategis, dan kemudahan akses.

Nah pas banget sekarang ada peluang bagus nih buat kaum milenial untuk memiliki rumah idaman. CitraGarden City Malang menawarkan program promo KPR dengan bunga mulai dari 4,99% saja! Ada juga Free iPhone X atau iPhone 8. Mau tahu caranya?  Segera kunjungi Marketing Point CitraGarden City Malang, Jln CitraGarden City Boulevard Malang. Ada Show Unit terbaru CitraGarden City Malang yaitu Tipe Paradiso dan Tipe Toscano juga yang wajib dikunjungi. Hubungi kami di 0341 7500 888 atau agent kepercayaan Anda sekarang juga!

Sumber (Litbang Kompas)